Ini Dia Sosok Bupati Jember, Cucu dari Ulama Tarjih Muhammadiyah

Ibu Faida, Bupati Jember

Semula saya meraba-raba, siapa sebenarnya Bupati kita yang canti, cerdas dan terampil ini ?. Ketika Musyda Muhammadiyah Kabupaten Jember di Watukebo, saya baru pertama kali melihat sosok orangnya.

Ternyata beliau adalah putri dari seorang yang cerdas dan pekerja keras untuk kemanusiaan dan dakwah Islam. Dialah Dokter Musytahar Umar Thalib. Sepeninggal sang Abah, begitulah ia memanggil ayahnya, Dr. Musytahar yang wafat dengan meninggalkan beberapa amal kemanusiaan, berupa dua Rumah Sakit, yaitu RS Al-Huda Genteng Banyuwangi dan RS Bina Sehat Jember, maka Faida pun harus “wira-wiri” Genteng – Jember untuk mengurus dua Rumah Sakit yang tumbuh besar sebagai peninggalan sang ayah.

Ujian dan cobaan yang dialaminya, setelah ditinggal ayahnya, disusul kakak dan adiknya yang juga dokter dipanggil Allah. Oleh karenanya mau tidak mau dialah yang harus tampil untuk meneruskan amal kebajikan untuk melayani umat dalam masalah kesehatan dan dakwah melalui dua rumah sakit tersebut. Tidak hanya itu ia juga mendidikan BSTC (Bina Sehat Training Center) di Jember, sebagai lembaga yang menyiapkan tenaga paramedis profesional untuk dikirim ke luar negeri, terutama ke Timur Tengah.

Kepribadian pengabdi dan pekerja keras dengan bekal agama ini memang diturunkan di samping dari Sang Abah, tentu juga dari sang kakek (jadd) Ustadz Umar Thalib, seorang ulama yang hafal dan menguasai kitab-kitab tafsir, hadis dan fiqh. Kepiawaian sang kakek dalam membahasan masalah-masalah fiqhiyyah penah saya saksikan pada saat Muktamar Tarjih Muhammadiyah, 1989 di UMM Malang. Saat itu beliau menjadi salah seorang pimpinan Majelis Tarjih Muhammadiyah Jawa Timur.

Sungguh beruntung masyarakat Jember memperoleh sosok Bupati pejuang, pekerja keras dan pengabdi kepada kemanusiaan dan dakwah Islam, semoga Allah selalu membimbing beliau untuk istiqomah membangun bangsa dan negara, serta diberi kelancaran dalam menjalan tugasnya. Amin Ya Robbal Alamin.

Terimakasih kepada Mas Parman AS yang telah bercerita banyak tentang perjuangan alm dr, Musytahar Umar Thalib yang ternyata “nitis” kepada putri tercintanya dr Faida, MMR.

oleh : Dr.Syamsul Hidayat, MA ( Wakil Majelis Tabligh PP Muhammadiyah)