Bolehkah Membaca Mushaf Saat Sholat ? (lanjutan)

Seri Kajian Ilmu
Jamaah: Ustadz….masih kelanjutan dari ttg kebolehan membaca mushaf ketika dalam sholat. Terkait hadis berkut:
نت السيدة العائشة رضى الله عنها يؤمها مولى لها يسمى ذكوان وكان يقرأفى امامته من المصحف

Diriwayatkan bahwa Sayidah Aisyah pernah shalat yang imamnya seorang budak laki-laki miliknya, namanya Dzakwan. Waktu jadi imam, ia membaca Qur’an dari mushaf (HR. Bukhari).

Ada rekan saya yang meragukan keberadaan hadis itu dengan alasan bahwa zaman Rasulullah Alquran blm terbukukan, mushaf baru zaman Utsman. Bagaimana tanggapan ust?

Ustadz Wahyudi Abdurrahim Lc:

Ikhwah…. apakah penjelasan dr 4 ulama mazhab kemarin masih belum cukup? Baiklah tak mengapa, mari kita bahas lagi.

1⃣ Mushaf adalah lembaran-lembaran kitab al-Quran. Lembaran-lembaran itu sudah ada sejak zaman nabi Muhammad saw. Hanya saja, masih terpencar-pencar. Ada yang diatas pelepah kurma, batu, tulang dan lain sebagainya. Namun semua itu tetap disebut sebagai mushaf. Jadi ketika ada sahabat yang membaca al-Quran, katakanlah dari potongan surat al-Quran yang tertulis di pelepah daun kurma, maka ia dianggap membaca al-Quran dari mushaf. Jadi mushaf al-Quran tidak harus sudah terbukukan menjadi 1 mushaf secara sempurna.

2⃣ Mushaf al-Quran sudah dibukukan menjadi 1 sejak zaman Abu Bakar ash-Shidiq.

3⃣ Selain Mushaf Abu Bakar, ada juga mushaf-mushaf milik pribadi yang dikumpulkan oleh para sahabat sendiri, seperti mushaf ibnu Masud.

4⃣ Terkait keshahihan hadis, hadis di atas diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Beliau ini ulama hadis yang paling ketat dalam menilai hadis, sehingga dikatakan bahwa shahih Bukhari adalah kitab yang paling shahih setelah al-Quran.

5⃣ Jika kita belum kapabel dalam menilai hadis, belum banyak membaca kitab-kitab hadis, kitab-kitab rijal, kitab-kitab jarah wa ta’dil, dan belum pernah meneliti sebuah hadis, jangan mudah memberikan kesimpulan terkait derajat hadis. Hendaklah kita mengetahui posisi diri kita sendiri dibanding dengan para ulama besar hadis Wallahu a’lam
〰〰〰〰〰
Raih pahala. Sebarkan
Ikuti kajian lainnya….gabung bersama kami

Tim Sang Pencerah
Website: sangpencerah.id
Fanspage FB : websiteSangPencerah
Twitter : @SangPencerahWeb
▶ Chanel : telegram.me/kajiansangpencerah
Email : websangpencerah@gmail.com