IMM UMS Audiensi Dengan Rektor

SangPencerah.com – Demi menguatkan keberadaan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah khususnya di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pimpinan Komisariat dan Koordinator Komisariat IMM di UMS mengadakan Silaturahim dan Audiensi dengan Pimpinan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Silaturahim bersama Pimpinan Kampus UMS ini terselenggara berkat kerja sama antara Pihak UMS dengan KORKOM IMM UMS. Kegiatan yang diselenggarakan har Rabu, 12 Januari 2016 DI Ruang Sidang Rektorat ini sebagai langkah awal untuk kembali menjalin komunikasi yang baik dengan kampus akan keberadaan IMM di Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Hadir dalam kesempatan ini adalah Pimpinan KORKOM IMM UMS, Ketua Umum IMM Komisariat di UMS, dan dari perwakilan UMS ada Prof Bambang Setiadji (Rektor UMS), Prof. Wahyuddin (Wak. Rektor Bidang Kemahasiswaan), Dr. Nurgiyatna (Direktur Sekolah Kebangsaan UMS), serta Dr. Sardjito (Wak. Rektor bidang Sarana dan Prasana).

Dalam kesempatan yang baik ini, IMMawan Muh. Isnan dari KORKOM IMM UMS menyampaikan terkait dengan kondisi pekaderan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di UMS. Selain menepis anggapan yang miring soal kader-kader IMM yang sudah mulai kehilangan identitasnya, forum ini juga memberikan gambaran tentang perkaderan IMM. Perlu di ketahui KORKOM IMM UMS Periode 2015-2016 ini mencoba mengusung gerakan keilmuan. Hal ini sesuai dengan salah satu point rekomendasi Muktamar 47 Muhammadiyah tentang Membangun Masyarakat Ilmu. Prof. Bambang Setiadji, selaku Rektor UMS menyampiakan kekhawatirannya tentang ideologi yang tidak sepaham dengan Muhammadiyah yang masuk lewat organisasi mahasiswa.

Di akhir forum diskusi, IMMawan Andi dari IMM Kom. Moh Hatta mengatakan tentang niat IMM di UMS untuk mengembalikan konsep Masa Ta’aruf (MASTA) sesuai dengan karakteristik perkaderan di IMM. Persoalan MASTA menjadi salah satu point yang penting untuk diusulkan kepada Pihak Kampus UMS agar MASTA tidak dihapuskan dalam agenda wajib bagi mahasiswa baru. Selain karena MASTA merupakan pra perkaderan sebelum Darul Arqam Dasar juga karena lewat MASTA ini mahasiswa baru dapat dengan mudah berkenalan dengan teman satu angkatan dan pimpinan IMM di fakultas masing-masing. Tanggapan muncul dari Prof. Wahyudin, walaupun di UMS sudah ada konsep baru penerimaan mahasiswa baru yaitu PK-PMB (Pengembangan Kader dab Penerimaan Mahasiswa Baru). Tetapi jika MASTA banyak manfaat terutama dalam rangka proses kaderisasi Muhammadiyah maka MASTA akan menjadi sebuah followup dari kegiatan tersebut.

Reporter : KORKOM IMM UMS