Ribuan Penggembira Hadiri Musywil Muhammadiyah Sulsel di Palopo

Sangpencerah.com – Dalam minggu ini kota Palopo betul-betul akan menjadi kota lautan manusia. Warga Muhammadiyah maupun simpatisannya yang tersebar di 23 kabupaten dan kota se Sulsel akan hadir sekitar 5000-an penggembira.
Para penggembira akan mulai berdatangan sejak Selasa 22 Desember dan puncaknya besok, 23 Desember. Mereka ini untuk menghadiri sekaligus ikut menyukseskan pelaksanaan even Muswil ke 39 Muhammadiyah dan Aisyiyah yang dimulai 23 – 26 Desember di Kampus STIE Muhammadiyah Kota Palopo.
Menurut Devisi Pemondokan Panitia Muswil, Taslim, S.Pdi.,M.Pdi, bahwa penggembira ini akan ditampung di rumah-rumah penduduk yang letaknya tidak jauh di arena pelaksanaan Muswil di Kampus STIE Muhammadiyah Palopo.
Letaknya paling jauh kurang lebih 2 Km dan bisa ditempuh kurang lebih 10 menit ke lokasi acara Muswil Muhammadiyah maupun Aisyiyah.
Mengenai penggembira yang sudah dipastikan akan hadir dan telah melaporkan kepanitia seperti informasi yang diperoleh dari Sekretaris Panitia Lokal, Hadi Fajarianto, adalah Soppeng 40 orang, Wajo 350 orang, Sidrap 200 orang, Makassar 250 orang, Gowa 100 orang, Maros 185 orang, Pangkep 162 orang, Barru 100 orang, Bantaeng 70 orang, Sinjai 50 orang, Lutra 100 orang, Toraja 50 orang, Pinrang 80 orang, Bulukumba 100 orang, Parepare 40 orang. .
Alasannya sederhana cuaca kurang menguntungkan sehingga itu yang menjadi pertimbngan kenapa Selayar tidak mengirim penggembiranya ke Muswil di Palopo.
Sementara Enrekang yang merupakan salah satu daerah basis Muhammadiyah sekaligus memiliki jarak yang tidak begitu jauh dari kota Palopo tempat pelaksanaan Muswil menyampaikan jumlah penggembira yang akan dikirim tidak terbatas, sama dengan tuan rumah penggembiranya tidak terbatas.
Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Selasa 22 Desember kemarin, melaksanakan Workshop Pertanian Terpadu di Lokasi Lapangan Tenis Rumah Jabatan Walikota Palopo.
Pesertanya adalah petani binaan MPM PWM Sulsel dari 23 kabupaten kota. Acara ini dibuka oleh Asisten II Pemkot Palopo, Drs Burhanuddin, M.Si sekaligus mewakili walikota. Turut hadir sekaligus pemateri, adalah PP MPM Muhammadiyah, Dr Ir Syafii Latuconsina, Pimpnan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Ir H Syaiful Saleh, M.Si, Ketua Panitia Muswil Muhammadiyah, Ir H Darwis Lantik, Ketua MPM Sulsel, H Husni Yunus, Dr H Ramli Haba, Syamsuriadi Salenda, Basti Tetteng, Ahmad Tawalla kesemuanya adalah pengurus wilayah Muhammadiyah Sulsel.
Hadir juga tokoh Muhammadiyah Kota Palopo, dr Abu Bakar. Dalam workshop ini petani tidak hanya diberikan pemahaman teori, tetapi juga diberikan pemahaman lapangan yang langsung melihat bagaimana cara pemeliharaan peternakan sapi yang benar. Kelompok petani ternak sapi ini adalah binaan MPM Wilayah Muhammadiyah Sulsel. (sp/pojoksatu)