Penasihat Ranting Muhammadiyah Pondok Labu Terpilih Sebagai Ketua Umum ICMI

sangpencerah.id – Prof. Jimly Asshiddiqie yang juga Penasihat Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu terpilih sebagai ketua umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) periode 2015 – 2020. Jimly dipilih secara musyawarah mufakat di antara tujuh formatur yang terpilih.

Pemilihan ketua umum ICMI berlangsung dari Sabtu malam 12 Desember 2015 hingga pagi hari 13 Desember 2015 dalam Muktamar VI dan Milad ke-25 ICMI di Hotel Lombok Raya, Mataram NTB.

Pemilihan ketua umum ICMI dilakukan secara musyawarah mufakat di antara tujuh orang yang terpilih sebagai formatur. Ketujuh formatur itu adalah Ilham Habibie, Jimly Asshiddiqie, Zulkifli Hasan, Priyo Budi Santoso, Muhammad Nuh, Herry  Suhardiyanto dan Hatta Rajasa.

Ketua MPR Zulkifli Hasan yang juga menjadi formatur juga menegaskan formatur ini akan menyusun kepengurusan ICMI. Dia berharap pengurus baru ICMI bisa menjadikan ICMI sebagai ikatan cendekia yang mampu memberikan pikiran-pikiran, konsep kebangsaan, konsep sistem ekonomi, dan sistem demokrasi.

“Dengan ICMI, Indonesia sebagai model Islam yang rahmatan lil alamin, Islam yang toleran. Itu menjadi model bagi negara-negara lain. Indonesia patut menjadi model. Ini juga diharapkan pemikiran ICMI agar Indonesia menjadi model bagi dunia Islam,” kata Zulkifli.

Sementara itu Ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nasir mengatakan Jimly Asshiddiqie merupakan sosok yang tepat untuk memimpin Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Menurut Haedar, Jimly termasuk tokoh cendekiawan muslim yang berwawasan luas, berpengalaman di birokrasi, dan juga paham akan ICMI apalagi Jimly adalah salah satu kader Muhammadiyah

“Muhammadiyah menyambut baik dan senang hati atas terpilihnya Prof Jimly. Selamat menunaikan amanat bergerak di jalan dakwah,” ujar Haedar Nasir kepada Republika, Ahad (13/12).

Ia berharap, Jimly mampu membawa ICMI memobilisasi potensi anggotanya untuk berkiprah meningkatkan daya saing umat.  Khususnya dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Iptek. Selain itu, Jimly juga diharapkan dapat meningkatkan ukhuwah dan kerjasama yang konstruktif dengan ormas Islam lain.(dtk/sp)