Ketum MUI : Jangan Ada Pemaksaan Atribut Natal

KH Ma'ruf Amin

Sangpencerah.id – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin mengingatkan seluruh pihak untuk tidak memaksakan penggunaan atribut keagamaan jelang perayaan natal.

“Kita menyerukan untuk tidak ada lagi pemaksaan terhadap umat Islam untuk menggunakan atribut natal,” ujar kyai Ma’ruf (10/12).

Ma’ruf mengaku khawatir pemaksaan akan menyinggung perasaan umat Islam. Hal itu pun dinilai bisa berdampak buruk pada kerukunan yang telah terbangun.

Terkait regulasi yang mengatur kerukunan, Ma’ruf mendorong agar Peraturan Bersama Menteri Agama Nomor 9 dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2006 bisa menjadi undang-undang.

“Kalau diundang-undangkan nanti akan jadi kekuatan hukum,” ujarnya.

MUI mengaku siap mendukung penuh upaya tersebut karena berperan penting dalam menjaga kerukunan umat beragama. Ia menyarankan, dalam revisi aturan tersebut perlu ada tambahan seperti sanksi dan kedudukan majelis agama dalam mengatur umat masing-masing. (sp/rol)