Sambut Musywil, PWM DKI Gelar Upgrading Muballigh & Muballighat Muhammadiyah

Sangpencerah.com – Dalam rangka syi’ar Musywil PWM DKI Jakarta 2015, Majelis Tabligh PWM DKI Jakarta mengadakan Upgrading Muballigh & Muballighat dengan tema Meningkatkan Peran Muballigh & Muballighat Muhammadiyah sebagai Penggerak Gerakan Pencerahan Menuju Jakarta yang Beradab & Bermartabat. Acara dilaksanakan di Masjid Nurul Haq, PCM Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan pada Ahad, 22 Nopember 2015.
Pembukaan acara dimulai dengan sambutan dari sesepuh Muhammadiyah Kebon Baru, Bapak dr.H. Abdul Syukur SKM. Bapak dr.H. Abdul Syukur SKM sejak 1963 menjadi pengurus di Muhammadiyah yang pada waktu itu bernama Cabang Bendungan Tebet. Pada tahun 1963 itu beliau dipercaya sebagai sekretaris Cabang dengan ketuanya H. Rafaniruddin dan dilantik langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah, Yunus Anis.
Dalam sambutannya, Bapak dr.H. Abdul Syukur SKM mengucapkan terimakasih atas dipilihnya PCM Kebon Baru sebagai tempat pelaksanaan kegiatan Upgrading Muballigh & Muballlighat ini. Beliau juga berharap semoga kegiatan ini dapat meningkatkan komunikasi Korps Muballigh Muhammadiyah.
Ketua Panitia Ust. H. Qomaruddin, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini adalah yang ke-16 dalam Upgrading Muballigh Majelis Tabligh PWM DKI Jakarta. Beliau juga memohon maaf karena baru kali ini mengikutsertakan Muballighat Aisyiyah dalam acara Upgrading.
Hadir pula perwakilan dari Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Dr. Syamsul Hidayat MA. Dalam sambutannya beliau berharap agar proses penggandaan muballigh dapat dilaksanakan terus menerus, bukan hanya dalam syiar Musywil. Muhammadiyah sebagai Gerakan Dakwah harus benar-benar memahami Dakwah. Konsep dakwah komunitas sejalan dengan GJDJ (Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah), inti penggeraknya adalah muballigh dan Majelis Tabligh.
“Alhamdulillah kita merasa ada kekurangan sehingga kita bisa berpikir untuk memperbaiki. Di Malang, tiap 6 bulan diadakan upgrading dan pendidikan muballigh, bahkan bisa mengelola masjid yang lain, semoga dapat jadi contoh dan diikuti,” kata Dr. Syamsul.
Reporter : Satriawan Tanjung