Pelantikan PC IMM AR. Fachrudin Kota Yogyakarta

sangpencerah.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Kota Yogyakarta, resmi melantik Pimpinan Cabang (PC) IMM A.R Fachrudin periode 2015-2016 yang di nahkodai oleh Ahmad Akbar Fitriansyah, menggantikan Hilmy Dzulfadly sang pemimpin bahtera sebelumnya. Berlokasi di auditorium Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Senin (26/10) malam. Acara prosesi pelantikan ini berjalan begitu khidmat, dihadiri oleh Bpk Aris Madani selaku Ketua PDM  Kota Jogjakarta, lalu perwakilan dari DPD IMM Yogyakarta, Angkatan Muda Muhammadiyah, tamu-tamu dari beberapa Cabang IMM di PD IMM Yogyakarta, dan kader-kader Pimpinan Komisariat se-PC IMM AR Fachrudin.



Dalam sambutannya setelah dilantik sebagai ketua yang baru, Immawan Ahmad Akbar menuturkan bahwa makna kader ialah seorang yang siap melanjutkan tampuk kepemimpinan selanjutnya. Kita menyadari betul, pertanggung jawaban dan komitmen kita sebagai pimpinan baru, maka dari itu kita menyatakan untuk siap melanjutkan estafet kepemimpinan ini. Dewasa ini, jika kita melihat kota Jogjakarta lebih dalam, maka yang didapat ialah kota ini tidak sedang baik-baik saja, karena banyak persoalan terkait ekologi, lingkungan, dan tata kota yang harus dikoreksi regulasinya dan perlu pemecahan bersama akan perkara ini. 
Untuk merealisasikannya, tentu kita tidak akan bergerak sendiri, kita butuh sokongan dari berbagai pihak dan seluruh elemen, baik dalam internal IMM dan Muhammadiyah, juga eksternal yang sesuai dengan apa yang sedang diupayakan. Tujuannya agar kita mampu mewujudkan apa yang dicita-citakan. Terakhir, dalam perjalanan kita satu periode ke depan, kita harap jika ada hal-hal yang keliru, mohon diingatkan dan saling menasihati, agar kita tetap dalam koridor pergerakan.


Pada malam itu juga, ketua yang telah terdemisionerkan, Immawan Hilmy Dzulfadli, memberikan sabutan terakhirnya. Mengutip QS Al Muzammil ayat 2, beliau menyerukan semua kader IMM untuk bangun secara fisik dan rohani, lalu melepaskan selimut-selimut yang membelenggu, dalam hal ini misalnya, selimut pengaruh televisi, selimut kesadaran palsu, dan lainnya. Kemudian sedikit menceritakan perjalanan Pak Roem Topatimasang dalam mengorganisir masyarakat dengan bermodalkan hasrat menjalani kegiatan ini dengan sebaik mungkin, lewat berbaur bersama masyarakat, melalui pembagian ilmu pengetahuan juga hubungan emosional. Immawan Hilmy menutup sambutan perpisahannya dengan syahdu, lewat pembacaan sebuah puisi dari Pablo Neruda, seorang penyair masyhur dari Amerika Latin yang berjudul kematian.


Tidak ketinggalan, sambutan dari Ketua DPD IMM Yogyakarta, Immawan Surya Dharma Sufi. Beliau memuji kinerja PC IMM A.R Fachrudin era Hilmy Dzulfadly, yang sangat progresif melakukan kritik-kritik social kebijakan di kota Jogjakarta, harapannya tren postif ini berlanjut di periode selanjutnya. Bagi beliau, PC IMM AR Fachrudin, memiliki ciri khas tersendiri dalam khazanah intelektual, salah satu contonya dengan bermunculan creative minority dalm tubuh PC IMM AR Fachrudin. Sebagai penutup, beliau memiliki asa, agar pimpinan baru terus berkomunikasi dengan teman-teman di cabang lain dalam lingkungan Jogjakarta dan DPD IMM Jogjakarta.


Terakhir, sambutan penutup dari Bpk Aris Madani selaku Ketua PDM  Kota Jogjakarta. Dalam pandangan beliau, gerak dan dinamika di PC IMM AR Fachrudin dan PC IMM Dzazman Al Kindi Yogyakarta, bias dijadikan acuan untuk berfastabiqul khairot. Pesan beliau untuk pimpinan baru untuk meneruskan etafet kepemimpinan, perjuangan, dan semangat, tentang nilai-nilai ke-Islaman, Muhammadiyah dan IMM, yang akan diperjuangkan selama satu tahun ke depan. Berjuang bersama IMM adalah media untuk beribadah kepada Allah SWT. Beliau dalam sambutannya, menyitir Q.S Al Mujadilah ayat 11, yang isinya ialah ajakan untuk mengadakan majelis ibadah, majelis ilmu, dan majelis-majelis bernilai postif lainnya. Sebagai penutup, beliau berujar bahwa PDM Kota Jogjakarta akan selalu siap memback up dan membantu perjalanan PC IMM A.R Fachrudin periode 2015/2016 dalam satu tahun ke depan. (Fathi)