Haedar Nasir Minta Dunia Internasional tak Sudutkan Islam Soal Teror Paris


sangpencerah.id – Jakarta – Muhammadiyah menilai serangan teror Paris perbuatan yang merusak kehidupan sesama manusia. Karena itu, Muhammadiyah mengajak pemuka berbagai agama untuk bersatu mengutuk perbuatan yang berlawanan dengan nilai-nilai luhur agama dan kemanusiaan.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Natsir mengatakan, Muhammadiyah memandang serangan Paris merupakan perbuatan fasad fil ardl (merusak kehidupan di dunia).  Perbuatan yang penuh kekerasan seperti yang terjadi di Paris, tidak boleh diberikan toleransi atas nama dan alasan apapun.

“Kelompok apapun yang berada di balik peristiwa tersebut, lebih-lebih kalau ada yang memakai atribut Islam, sangat tidak bertanggungjawab dan tidak mewakili Islam. Islam tidak mengajarkan kekerasan dan tindakan brutal,” tegasnya.

Di sisi lain, Haedar menilai semua pihak tidak boleh berasumsi dan memberikan stigma terhadap Islam dan umatnya. Ia berharap saudara-saudara Muslim di Eropa semakin menjalin komunikasi yang positif dan proaktif dengan berbagai pihak untuk meningkatkan integrasi sosial dengan masyarakat Benua Biru tersebut.

“Islam itu Rahmatan Lil ‘alamin dan umat Islam harus membawa misi damai dan rahmat bagi lingkungannya,” jelas Haedar.