Diklat Sekolah Gerakan IMM Cabang Malang

C:UsersuserDesktopP_20151031_204638.jpg
Sangpencerah.com – Persoalan sosial menjadi landasan pergerakan mahasiswa atau organisasi mahaasiswa untuk bergerak. berbagai kegiatan dilakukan guna menyikapi fenomena sosial tersebut seperti aksi turun ke jalan atau orasi, diskusi, bedah buku yang memiliki topik sama dengan permasalahan atau melakukan focus group discussion (FGD) pada (30/10/2015) di Malang.

Hal itu pula yang dilakukan IMM sebagai bagian dari aktualisasi kader. Namun pergerakan turun kejalan tanpa memiliki kematangan baik konsep yang diajukan atau kurang kuatnya analisa akan menjadi sia-sia dan tidak berguna. “Kita tidak mau melakukan aksi turun jalan kalo tanpa internalisasi dan tanpa melakukan diskusi dengan matang” kata ketua bidang Hikmah PC IMM Malang immawan Alsa.
Maka dari itu untuk pemberian wawasan mengenai konsep pergerakan dan juga untuk menyamakan frame dengan berlandasankan ideologi IMM, IMM Cabang Malang mengadakan Diklat Sekolah Gerakan. Ideologi tidak hanya berada pada ranah kognitif, namun juga pada ranah afektif dan psikomotorik. Secara afektif, ideologi menyentuh hati nurani, emosi, empati, dan ruang batin para penganutnya.
“kita ada ideologi yang jelas, yang sejalan dengan visi dan misi Muhammadiyah, yang prorakyat salah satunya” kata immawan Alsha. Diklat Sekolah Gerakan bertujuan untuk mencetak kader-kader IMM Malang Raya yang memiliki kesadaran dan pemahaman yang sama atas ideologi dan gerakan politik keberpihakan, sehingga mampu menjalankan organisasi sesuai denga matan keyakinan dan cita-cita hidup yang kita perjuangkan dalam ber-IMM.
Selain itu tujuan diadakannya kegiatan IMM cabang Malang ini agar menuju pada gerakan IMM kekinian. Artinya IMM Malang mencoba menjawab permasalahan bangsa dan Rakyat Indonesia yang sebagian besar masih jauh dari mimpi akan kebutuhan pokok masyarakat itu sendiri, seperti kebutuhan Kehidupan yang layak, Kesehatan yang layak dan Pendidikan yang layak.
Tidak semua masalah harus disikapi dengan orasi turun kejalan, karena ada beberapa masalah yang sejatinya bukan masalah. “kawan-kawan harus jeli melihat masalah, karena ada beberapa masalah yang sejatinya bukan masalah. Artinya masalah itu tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Itulah pentingnya mempertajam analisa permasalahan” sambung Hafidz Alfan S.T.

Acara diikuti oleh seluruh ketua, sekretaris dan satu anggota bidang hikmah seluruh komisariat IMM Malang Raya. Acara Diklat Sekolah Gerakan ini diadakan di balai desa Kepuharjo dengan stadium general dari ketua DPD Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur Pradana Boy ZTF dengan pokok materi berupa Spirit Wahyu Sebagai Cerminan Ideologi Gerakan IMM. Dilanjutkan dengan stadium general oleh ketua DPD IMM Jawa Timur immawan Najih Prasetya. Setelah itu dilanjutkan workshop analisa sosial yang bertujuan untuk melatih ketajaman analisa para peserta Diklat Sekolah Gerakan. Fauzi

“kunci dari latihan analisa ini untuk elatih analisa kalian, semakin tajam analisa kalian maka semakin tepat metode gerakan yang akan teman-teman lakukan nanti” kata pemateri workshop analisa sosial oleh Hafidz Alfan S.T.