Sikapi Syiah, Haedar Nashir : Muhammadiyah Ingin Akidah Yang Lurus

sangpencerah.id – Surakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan Majelis Tarjih Muhammadiyah belum mengeluarkan sikap apapun terkait paham Syiah di Indonesia.  Kalau pun ada beberapa pandangan dari orang Muhammadiyah terkait Syiah, hal itu bukan mewakili organisasi Islam itu. “Kalau ada itu pendapat pribadi saja,” ujar Haedar.


Belum dikeluarkannya sikap dari Muhammadiyah itu, kata dia, dilakukan semata-mata agar tidak konflik di tengah masyarakat. “Kaputusan Muktamar kemarin mendorong agar mengedepankan dialog,” ujar dia.


Dia mengimbau kepada umat Islam khususnya warga Muhammadiyah untuk tidak terpancing dengan provokasi-provokasi yang bisa memecah belah umat.
 “Yang jelas kami ingin setiap golongan Islam betul-betul mamiliki berakidah yang lurus, yang sesuai dengan Alquran dan sunah nabi Muhammad. Jangan berakidah yang salah kaprah.”
Jika ada perbedaan harus ada dialog karena itu ia mengecam aksi kekerasan terhadap kelompok agama. Menurut Haedar Nasir, umat Islam harus cerdas dalam menyikapi perbedaan yang ada. Perbedaan seharusnya diselesaikan dengan cara dialog, bukan dengan kekerasan.
 “Dengan dialog maka akan saling memahami satu sama lain,” kata dia. Aksi kekerasan, kata Haedar, justru akan mencoreng nama baik umat Islam sendiri. “Orang akan melihat ‘oh, orang yang beragama saja cara mengatasi persoalan dengan kekerasan’. Nah, itu kan akhirnya pandangan orang jadi buruk,” kata dia.(tempo/sp)