Muhammadiyah Dapat Jaga Independensi, Walau Terdengar Ada Intervensi Parpol



MAKASSAR — Sayup-sayup terdengar isu soal intevensi parpol di Muktamar ke-47 Muhammadiyah, khususnya di pemilihan ketum Pimpinan Pusat (PP). Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mendengar juga isu itu, tapi dia yakin pemilih Muhammadiyah tak akan terpengaruh kekuatan parpol.

“Sayup-sayup saya dengar, tapi saya nggak percaya. Saya tidak yakin itu efektif. Watak independen kader Muhammadiyah itu sangat kuat, intervensi dari luar tak akan mempan,” kata Din di Universitas Muhammadiyah Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Sulsel, Sabtu (1/8).

Din menjelaskan, sistem pemilihan di Muhammadiyah yang berjenjang tak akan mudah diintervensi pihak luar. Dia yakin tokoh Muhammadiyah yang di-endorse oleh parpol tak akan terpilih jadi PP Muhammadiyah. “Dalam kenyataannya ada, tapi Alhamdulillah tidak mempan. Yang didukung kepentingan politik luar justru ditolak oleh muktamar. Siapapun yang mau intervensi, ya nggak usahlah, bakal tidak ngefek,” ulas Din.

Kabarnya ada seorang ketum parpol yang mendukung tokoh tertentu di Muktamar ke-47 Muhammadiyah. Namun Din yakin, kalau kabar itu benar adanya, tokoh yang didukung itu tak akan menang. “Saya yakin figur-figur Muhammadiyah yang didukung oleh orang luar, apalagi kalau ketahuan, tak akan dipilih,” ujarnya. (sp/detik)