Gunakan E-counting, Bukti Muhammadiyah Gerakan Islam Berkemajuan



MAKASSAR – Setelah anggota Tanwir Muhammadiyah terpilih sebanyak 39 calon formatur PP Muhammadiyah. Ada yang menarik pada sistem penghitungannya di Tanwir Muhammadiyah yang merupakan bagian dari Muktamar Muhammadiyah yang dimana tidak lagi manual, tapi menggunakan e-counting.

Dengan dibuktikan saat penghitungan calon formatur yang saat itu sedang memilih untuk menyaring menjadi 39 nama calon formatur. Penghitungan dimulai sekitar pukul 21.30 WITA di Laboratorium Kedokteran Kampus Universitas Muhammadiyah Makasaar, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Sabtu (1/8) malam. Penghitungan yang mendapat pengawasan ketat dari Satgas Tapak Suci Putera Muhammadiyah dan KOKAM. Dari 204 pemilik suara dalam Tanwir yang merupakan personel PP dan PW Muhammadiyah, ada 7 peserta tidak hadir. Sehingga jumlah suara 197 suara.

Sistem penghitungan di Tanwir Muhammadiyah tidak manual umumnya pemilihan baik di pemilu atau pemilihan forum partai. Namun penghitungan dilakukan secara elektronik (e-counting). Hasilnya, sudah bisa diketahui live karena menggunakan sistem tabulasi. Sistem teknologi itu diciptakan oleh Tim Universitas Ahmad Dahlan. Teknisnya, seluruh hasil dalam surat suara itu diinput ke dalam komputer oleh dua orang operator, diawasi saksi, panitia dan keamanan. Hasil input langsung muncul di layar dalam format tabulasi.

Rencananya, hasil penghitungan itu akan diumumkan hari ini (Ahad, 02/08) dalam agenda lanjutan Tanwir Muhammadiyah. Untuk diketahui, Tanwir adalah agenda pra-Muktamar untuk mengerucutkan calon formatur PP Muhammadiyah menjadi 39.

Selain itu, agenda Tanwir yang digelar dalam beberapa sidang pleno membahas jadwal acara Muktamar. Sidang Pleno I pemilihan calon tetap anggota PP Muhammadiyah 2015-20120 yang dipimpin Dahlan Rais dan Budi Setiawan. Sidang Pleno II penjelasan tentang arah dan materi Muktamar oleh Hedar Nashir dan Abdul Mu’ti. Lalu Sidang Pleno III penetapan calon tetap anggota PP Muhammadiyah periode 2015-2020. (sp/detik)

Editor: Immawan Muh Arif