Buku Biografi Pak Din Dilaunching di Sela-sela Muktamar

Makassar – Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin akan segera melepas jabatannya di Muktamar ke-47. Namun sebelum melepas jabatannya, Din meluncurkan biografinya. Judul buku biografi tersebut, “Din Syamsuddin Dari Sumbawa untuk Dunia”. Buku tersebut belum jadi, namun sudah di-soft launching di Hotel Grand Clarion, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (5/8/2015).
Buku tersebut ditulis oleh seorang wartawan senior Fadmi Sustiwi. Penulisan biografi menggunakan metode wawancara dan mencermati sepak terjang Din lewat pemberitaan media. Buku ini belum akan diterbitkan, karena masih butuh penyempurnaan.
“Sebenarnya sudah lama usulan untuk membuat buku. Diawali dari istri pertama saya, almarhumah, meminta agar dibuat buku untuk pelajaran anak cucu,” kata Din dalam sambutannya.
Namun permintaan itu belum bisa terpenuhi karena saran dari kerabat yang meminta Din fokus dulu ke hal lain. Akhirnya, muncul lagi permintaan agar Din menulis buku dari istri keduanya.
“Lalu saya panggil Mba Nini (Fadmi Sustiwi -red), wartawan yang sering menulis berita-berita soal Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah,” tutur Din.
Fadmi yang hadir dalam acara tersebut lalu diminta bercerita soal proses pembuatan buku yang tebalnya sekitar 200 halaman itu. Dia menuturkan pembuatan buku ini memakan waktu dua tahun. Penulisannya menemui kendala karena jadwal Din yang sibuk.
“Pak Din minta dibuatkan biografi, tetapi jangan yang kaku, yang mengalir, yang kalau dibuat film lebih mudah,” tutur Fadmi.
Selain Fadmi, sahabat-sahabat Din juga diundang untuk memberi testimoni terhadap kehidupan pribadi pria kelahiran Sumbawa itu. Para sahabat yang hadir adalah Wakil Ketua PWM Jatim Nurcholish, Eks Ketua MPR Hajriyanto Y Thohari, Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar, Direktur Ma’arif Institute Fajar Riza Ul Haq, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas, seorang peneliti dari Korea, dan Ketua asosiasi Muslim Jepang. (sp/detik)