Presiden Jokowi Belum Pasti Buka Muktamar Muhammadiyah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memastikan apakah akan membuka Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar atau tidak. Menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, secara lisan sudah memberi tahu Presiden Jokowi, tetapi PP Muhammadiyah belum mendapatkan waktu audiensi dengan Presiden.
“Mungkin habis mantu (pernikahan anak Jokowi),” kata Din, dalam keterangan pers di kantor PP Muhammadiyah, Menteng Raya No.62 Jakarta, Selasa 9 Juni 2015.
Pernikahan anak Presiden Jokowi, berlangsung hingga 11 Juni. Din mengatakan, awalnya ingin mengagendakan audiensi dengan PP Muhammadiyah pada 13 Juni. “Tapi, saya belum pulang dari Moskow (Rusia),” kata Din.
Dia berharap, walau dengan jadwal yang padat, karena beberapa hari sebelumnya juga akan membuka Muktamar NU, Presiden Jokowi bisa membuka Muktamar ke-47 Muhammadiyah.
Sementara itu, untuk penutupan muktamar dijadwalkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Wapres sudah memastikan bisa hadir dan menutup muktamar.
Sebelum pembukaan muktamar, akan dilakukan sidang Tanwir. Tanwir ini, posisinya dalam Muhammadiyah berada di bawah muktamar sebagai forum tertinggi.
Tanwir akan berlangsung pada 1-2 Agustus 2015. Pada forum ini juga, akan ditentukan bakal calon pimpinan pusat Muhammadiyah, sejumlah 13 orang, untuk diajukan ke forum muktamar yang akan dibuka keesokan harinya, 3 Agustus 2015. (sp/viva)