Pelajar Muhammadiyah Lampung Gerilya Lawan Narkoba


Bandar Lampung – Pada Jum’at 4/6/2015. Ikatan Pelajar Muhammadiyah Propinsi Lampung bekerja sama dengan Pimpinan IPM di tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan dan sekolah Muhammadiyah se-Lampung. Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Propinsi Lampung akan mengadakan deklarasi secara masif Pelajar Lawan Narkoba.
Gerakan ini merupakan tindak lanjut dari Program Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah menjadikan poros gerakan advokasi di kalangan pelajar indonesia. Sebagai gerakan Pelajar Lawan Narkoba, dengan sudah sangat genting dan Ganasnya Narkoba terhadap pelajar hari ini.
Senada dengan itu, Advokasi PW IPM Lampung meninstruksikan kepada jajaran di bawahnya untuk menggalakan kampanye Lawan Narkoba. Dengan beberapa point Membuat posko pengaduan , Memasang alat kampanye anti narkoba disetiap fasilitas umum, menggunakan media sosial sebagai wahana kampanye anti narkoba, melakukan seminar dan diskusi perang melawan narkoba.
Dari data BNN jumlah pengguna narkoba di Indonesia hingga tahun 2015 ini menyentuh angka 4,2 juta orang dan jumlah kematian akibat narkoba sejumlah 40 orang/hari-nya, sementara di Propinsi Lampung sendiri terdapat 1.567 orang pengguna narkoba yang terdata oleh BNN Propinsi Lampung.
Berdasarkan data dan fakta tersebut menurut Rizal Nur Safii, “perlu adanya upaya-upaya resposif dan masif dalam menggalakan gerilya lawan narkoba di Lampung, salah satunya dengan deklarasi Lawan Narkoba yang masif, dilanjutkan dengan gerakan gerilya dan kampanye di kalangan pelajar Lampung”. “Agar terselenggaranya pelajar Lampung bebas narkoba sesuai dengan misi Advokasi Pelajar Muhammadiyah” , Membela Teman Sebaya.(sp/rizal)