Mengapa Syiar Muhammadiyah Expo Digelar di Mall ?

Jogja – Sejak Jumat, (12/06/2015) Majalah Suara Muhammadiyah menyelenggarakan Muhammadiyah Expo 2015 di Jogja City Mall, Jalan Magelang, Yogyakarta. Kegiatan syiar yang dirangkai dengan pameran-pameran dari beberapa instansi yang bekerja sama dengan Muhammadiyah, talk show, pentas musik, dan juga lomba-lomba tari tersebut terbilang cukup unik karena diselenggarakan di Mall.

“Kami di sini ingin menyapa seluruh warga masyarakat, serta mengenalkan di kalangan anak muda yang saat ini karakternya sudah berbeda-beda,” ujar Direktur Serikat Cahaya Media, Deny Ashari, MA.

Deni juga mengatakan bahwa Muhammadiyah melalui agenda Muhammadiyah Expo ini ingin melaksanakan kegiatan dakwah di mana saja. “Dakwah bisa di mana saja, termasuk di sini, yang notabene tempat anak muda memiliki keberagaman,” lanjut Deny.

Kegiatan Muhammadiyah Expo 2015 yang akan berakhir Minggu (14//06/2015) diselenggarakan selain merupakan bentuk syukur atas 1 abad Majalah Suara Muhammadiyah, juga sebagai kegiatan untuk mensukseskan acara Mukatamar Muhammadiyah yang Bulan Agustus mendatang akann diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Untuk itu, semoga kegiatan ini dapat menyelaraskan antara gerakan keagamaan dengan teknologi, karena gerakan keagamaan saat ini belum benar-benar tertata dengan masuknya teknologi perkembangannya luar biasa”, lanjut Deny

Ketika membuka kegiatan Muhammadiyah Expo 2015, Jumat (12/6/2015) siang di Jogja City Mall, Dr. H. Haedar Nashir, M.Si. yang merupakan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah sempat menceritakan ekspresi kagetnya ketika dirinya masuk ke JCM mengamati  event Muhammadiyah Expo yang diselenggarakan di mall.

“Saya sempat bingung ketika kegiatan syiar seperti ini dilaksanakan di mall sebesar ini. Tentunya dalam penyampaiannya nanti harus memiliki kosakata dan bahasa yang lain dari biasanya,” ujar Haidar.

Namun Haidar juga berharap pelaksanaan kegiatan seperti ini mampu dipertahankan bahkan dikembangkan agar penyampaian dakwah mampu sampai dengan cepat ke seluruh masyarakat. “Semoga kegiatan dakwah semacam ini bisa kembali lagi dilaksanakan kembali ke tempat semacam ini dan semoga juga Muhammadiyah ke depannya bisa hadir ke masyarakat yang multikultur,” lanjut Haidar.(vv/sp)