Mahasiwa Ditembaki, Putri Bung Karno : Polri Jadi Alat Gebuk Penguasa

JAKARTA – Tokoh nasional sekaligus pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri mengutuk keras tindakan aparat kepolisian yang menembaki mahasiswa ketika membubarkan diri usai unjuk rasa di kawasan Istana Merdeka, Senin (1/6) kemarin.

Seperti diwartakan, aparat kepolisian melakukan penangkapan dan penembakan terhadap beberapa mahasiwa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) yang menggelar aksi damai mengkritisi Kinerja Pemerintahan Jokowi-JK dalam memperingati Hari Lahirnya Pancasila (1 Juli) di depan Istana Negara, Jakarta.
Jelas Mbak Rachma sapaan akrab Putri Bung Karno itu, alasan aparat kepolisian melakukan tindakan kekerasan tersebut karena Polri sekarang sudah menjadi alat gebuk penguasa.
“Kenapa bisa begitu? Mudah ditebak, karena Polri sekarang jadi alat gebuk penguasa, bukan alat negara lagi. Mereka jadi centeng rezim kapitalis asing dan aseng,” sebutnya.
“Jadi bagaimana? Cabut mandat dan luruskan kiblat bangsa dan negara Proklamasi 17 Agustus 1945,” ujar Mbak Rachma menambahkan. (sp/rmol)