Mahasiswi Muhammadiyah Sempat Koma di RSCM Akibat Gas Air Mata


JAKARTA – Seorang mahasiswi yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) tak sadarkan diri setelah melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Senin (1/6/2015). Mahasiswi bernama Immawati Isna itu koma di RSCM karena terkena gas air mata petugas.
Selain Immawati, dua mahasiswa dari GPII juga mengalami memar di bagian muka. Kedua mahasiswa tersebut sempat melakukan visum atas luka akibat pengeroyokan yang dilakukan oleh polisi.
“Mereka sempat ditangkap oleh polisi dan diamankan, tapi kita jemput dan akhirnya dibebaskan,” terang ujar Ketua Umum IMM, Beni Pramula.
Dia jelaskan, mahasiswa dari GPII yang ditangkap yakni Doyok Hanif. Doyok sempat hilang. Nomor telepon genggamnya juga tidak aktif. “Dia baru kembali sekitar pukul 20.00 WIB. Katanya dia diamankan setelah disebut memprovokasi para mahasiswa lain,” cerita Benny.
Benny melanjutkan, korban terparah dalam aksi ini adalah Immawati Isna. Dia  mengalami koma karena tertembak peluru karet di bagian perut kiri. “Immawati Nisa, dia IMM, masih koma di RSCM,” tandas Beni. (sangpencerah.id)