Aksi Dorong Dengan Aparat, 3 Kader IMM Terbakar

 
 
Aksi Demonstrasi yang dilakukan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Medan di Jalan Balaikota Medan, Sabtu (6/6) berakhir bentrok, dan mengakibatkan tiga kader IMM Medan terbakar dibagian tubuh dan harus dirawat intens di Rumah Sakit Pirngadi Medan.Ketiga kader IMM Medan yang terluka adalah Ridwan Aswadi, terbakar 50% anggota tubuhnya. Aulia Asmul Fauzi, di bagian wajah dan Sapta Lestari di kaki.
 
Kejadian ini pun berawal saat masa aksi mencoba membakar ban, namun dihalangi polisi dengan merampas sejumlah ban dan botol air mineral, berisi bensin. Saat terjadi aksi tarik-menarik, tiba-tiba api menyala besar.
 
“Ketika bensin disiram ke ban, awalnya mahasiswa tetap ngotot untuk melakukan pembakaran. Entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba saja ban terbakar dan bensin menyambar tubuh tiga orang mahasiswa IMM. Kawan kami pun terdorong, hingga tersambar api,” ungkap Windy, kader IMM Medan.
 
Aulia Asmal Fauzi yang terbakar bagian wajah
 
Sapta Lestari yang terbakar bagian kaki
Ridwan Aswadi yang terbakar 50 % anggota tubuhnya
Sebelumnya juga, saat masa aksi hendak membakar ban tiba-tiba
saja, seorang pria berkemeja putih yang belum diketahui identitasnya
memprovokasi.

Demonstrasi yang dilakukan ini pun, menindaklajuti tindakan
represif aparat kepolisian kepada kader IMM, yang melakukan demonstrasi di depan
istana Presiden, hingga mengakibatkan dua kader IMM mengalami koma di rumah
sakit karena terkena tembakan.