SMP Muhammadiyah se-Surabaya dan Sidoarjo Jadi Pilot Project EPP

SURABAYA – Sebanyak 200-an siswa SMP Muhammadiya di wilayah Surabaya-Sidoarjo mengikuti inagurasi English Proficiency Program (EPP) kerjasama Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Digdasmen) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim dengan ACT Education Solution Sidney-Australia di Jalan Kertomenanggal IV/1 Surabaya, Sabtu (9/5/15).
Dari jumlah itu, 80-an siswa di antaranya didominasi siswa SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo.
Sekitar 28 siswa dari SMP Muhhamadiyah 3 Waru Sidoarjo pun turut serta, mereka wajib mengikuti sebab masuk dalam kelas Bilingual di sekolahnya. Sisanya siswa Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo serta SMP Muhammadiyah 2 Surabaya.
Untuk semementara, empat sekolah SMP Muhammadiyah itu merupakan sekolah pilot project tahun pertama yang mengikuti EPP, dari total 400-an SMP Muhammadiyah yang ada di Jatim.
Untuk setiap anak yang ikut EPP wajib membayar biaya studi sebesar 165 USD, dengan rincian 150 USD diserahkan pada EPP sementara sisanya 15 USD dipakai untuk biaya operasioanal seperti fotokopi materi dan sebagainya.
Dalam inagurasi, mereka menerima sertifikat kelulusan atas pembelajaran inggris tambahan yang dikuti selama setahun.
“Setiap hari kami ikut pelajarana inggris selama satu jam usai kagiatan sekolah berakhir,” ungkap Nadia Tsabitah Riqqa, siswi kelas 8 asal SMP Muhammadiyah 3 Waru Sidoarjo.
Dalam acara hadir pula Nadjib Hamid Sekretaris Majelis PWM jatim, Dr dr Sukadiono Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, Abdul Mukti Sekretaris PP Muhammadiyah, serta Dr Biyanto Ketua Majelis Digdasmen PWM jatim.
“Saya berharap semua murid Muhammadiyah unggul. Jadi pribadi yang cerdas, hebat dan sholeh. Paling penting jadi future leader,” harap Mukti. (sp/tribbun)