Satgas MTA dan Banser NU Bantah Ikut Amankan Kirab Salib


SOLO – Kirab salib yang digelar di Solo menimbulkan tanda tanya tentang keterlibatan satgas MTA dan Banser NU. “Kami klarifikasi bahwa berita tersebut adalah tidak benar atau bohong dan tanpa konfirmasi kepada pihak MTA. Kami tegaskan bahwa MTA baik secara personal atau kelembagaan dari tingkat pusat hingga perwakilan dan cabang tidak pernah terlibat dalam pengamanan atau dalam bentuk apapun pada kegiatan perayaan paskah bersama tersebut.” penjelasan Sutikno melalui releasenya Ahad (3/5/2015).
Setelah MTA memberikan klarifikasinya atas keterlibatannya memberikan pengamanan dalam acara kirab Salib di Solo beberapa waktu yang lalu kini giliras Ketua PC NU Solo memberikan bantahannya.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Nahdhatul Ulama (NU) Solo H. Helmy Akhmad Sakdilah, SE di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0735 Solo. Dalam Kesempatan itu Helmy menyampaikan dalam forum silaturahmi yang di prakarsai oleh Dandim Solo Letkol inf Chrisbianto Arimurti.
Hadir dalam Forum ini Dandim Solo Letkol inf Chrisbianto Arimurti , Ketua Nahdhatul Ulama (NU) Solo H. Helmy Akhmad Sakdilah, SE, Ahmad Sukidi (Muhammadiyah), Drs. Yusuf Suparno (Tim Advokasi Dewan Syariah Kota Surakarta/DSKS), Edi Lukito, SH ( Ketua Laskar Umat Islam Surakarta/LUIS), Umar (Perwakilan Pondok Pesantren), Kompol Sugiyo (Kasat Intelkam Polresta Surakarta) dan perwakilan dari Yonif 413 Kostrad
“Saat itu Saya masih berada di luar kota, dan Saya sudah cek ke Komandan Banser bahwa tidak ada anggota Banser yang ikut mengamankan Kirab Salib,” jelas Helmy yang dikutip dari fujamas. Sabtu kemarin (9/5/2015).
Ia mengaku menjadi “Jujugan” (bahan pertanyaan) dari ormas Islam maupun dari para Kyai NU atas berita dan foto di media cetak yang seragam pemikul salib mirip dengan seragam Banser pada tanggal 29 April 2015 lalu.
Ini yang menjadi pertanyaan besar umat Islam. Ada maksud apa beberapa media sekuler memberitakan bahwa satgas MTA dan Banser terlibat dalam pengamanan kirab salib tersebut.
Terkait dengan kegiatan hari Sabtu 16 Mei 2015 baik rencana Parade Tauhid Menyambut Ramadhan yang diselenggarakan MUI dan DSKS dengan waktu pagi sampai siang maupun Parade Hadrah yang diselanggarakan NU mulai sore hingga malam, dalam forum ini Dandim juga berharap agar warga Solo membantu pihak aparat keamaan dalam menjaga kondisivitas kota Solo. (sp/fujamas)