Dosen UI : Allah Bukan Orang Arab, Tentu Senang Kalau AyatNya Dibaca Gaya Hiphop

JAKARTA–
Pembacaan ayat-ayat Alquran dengan langgan Jawa menjadi isu yang
kontroversial di tengah masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Banyak
orang pun berkomentar terkait pembacaan Alquran dengan langgam jawa.

Salah satunya Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia, Ade Armando yang berkomentar di akun Facebook pribadinya yang ditautkan dengan akun Twitter-nya, @adearmando1. Entah serius atau berseloroh, ia mengatakan Allah akan senang jika ayat Alquran dibaca dengan gaya apapun.
Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayatNya dibaca dg gaya Minang, Ambon, Cina, Hiphop, Blues …” kata Ade Armando di akun media sosial pribadinya, Rabu (20/5).
Tentunya pernyataan Ade Armando ini banyak mendapatkan tanggapan. Di akun Facebook-nya, Ade menanggapi tanggapan-tanggapan tersebut.

”  Arab itu tidak lebih tinggi daripada kebudayaan lain. Mari kita berhenti menyangka menjadi Islam adalah menjadi Arab “ ujarnya lagi

Sebelumnya
diberitakan, pembacaan ayat-ayat suci Alquran pada Peringatan Isra’
Mi’raj di Istana Negara beberapa waktu lalu dilakukan dengan langgam
Jawa. Dalam tayangan yang disiarkan langsung oleh sebuah stasiun
televisi negara itu, tampak Presiden Jokowi dan Menteri Agama, Lukman
Hakim Saifuddin khusyuk mendengarkan qari membaca surah An-Najm ayat 1-5
dengan langgam Jawa. (rol/sp)