UHAMKA Jakarta Gelar Seminar Nasional Penelitian Dan Pengembangan Berbasis Neurosains

Jakarta — Melihat laporan pembangunan
manusia dari united nation development programme dari tahun 1998 sampai 2014 Negara Indonesia paling lemah di asia
tenggara. Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi
yang hadir lebih awal  sebelum indonesia
merdeka merasa iktu terpanggil menjadi bagian
faktor kebangkitan Indonesia maka di tubuh Persyarikatan Muhammadiyah tebentuklah Badan neurosains.
Badan neurosains bekerjasama dengan Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jakarta mengadakan seminar nasional penelitian dan
pengembangan berbasis neurosains.
Seminar nasional  ini dihadiri oleh Prof. Malik Fadjar sekaligus sebagai keynote spech seluruh potensi Persyarikatan Muhammadiyah se – indonesia, diantaranya Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Aisyiyah se- DKI
Jakarta, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah serta para pelaku Rumah Sakit PKU Muihammadiyah dan para pelaku Pendidikan Tinggi Muhammadiyah se Indonesia.
Adapun latar belakang pelaksanaan
seminar nasional ini menurut rektor Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jakarta adalah memberikan dukungan penuh kepada Badan Neurosains PP Muhammadiyah.
Adanya Badan
Neurosains merupakan terobosan
Persyarikatan Muhammadiyah yang ingin mengedepankan kesehatan otak untuk menjadi bagian penting, dalam rangka mengembangkan Manusia Indonesia yang mempunyai gagasan, pikiran, dan otak yang sehat. Selain itu untuk mengembangkan lembaga riset dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah se indonesia sehingga
hasil riset dan inovasi dari tokoh Muhammadiyah dan Perguran Tinggi Muhammadiyah
untuk menjadi
lebih berkontribusi untuk perkembangan indonesia lebih baik sehingga menjadi indonesia
berkemajuan.(sp)

Reporter: Immawan
Muhammad Arif