Sejumlah Lemnaga Kemanusiaan Indonesia Kirim Bantuan ke Nepal


JAKARTA – Berbagai organisasi kemanusian di Indonesia berbondong-bondong memberikan bantuan bagi korban gempa 7,9 SR di Nepal. Maskapai AirAsia pun turut membantu dengan menyediakan penerbangan gratis bagi organisasi non-profit terakreditasi dan badan kemanusian.

Penerbangan gratis untuk misi penyelamatan gempa Nepal tersebut dilakukan mulai hari ini, Rabu (29/4/2015) hingga 10 Mei mendatang. Pihak AirAsia mengumumkan bagi seluruh organisasi non-profit dan juga badan kemanusiaan yang hendak berpartisipasi dapat menyampaikan permohonan ke AirAsia Foundation di foundation@airasia.com. Informasi lebih lengkap terkait koordinasi penerbangan akan diinformasikan setelah proses evaluasi selesai dilakukan oleh tim AirAsia.
“Doa kami menyertai seluruh masyarakat yang menjadi korban gempa bumi di Nepal dan kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu meringankan kesedihan dan trauma yang dialami oleh semua korban. Kami pun turut berdoa untuk keselamatan dan kesehatan mereka,” ucap Grup CEO AirAsia X Datuk Kamarudin Meranun seperti tertulis dalam rilis AirAsia yang diterima detikcom.
Selain AirAsia yang memberikan bantuan penerbangan gratis, cukup banyak organisasi dan badan kemanusiaan Indonesia yang mengirimkan bantuan ke Nepal. Seperti dari Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) yang mengirimkan 4 orang anggotanya untuk memberikan bantuan kemanusiaan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan kepada pasien korban gempa bumi. Tim kemanusiaan BSMI telah bertolak dari Jakarta tersebut juga akan membantu WNI yang menjadi korban gempa dan akan memberangkatkan tim kemanusiaan gelomban kedua.
Selain BSMI, MuhammadiyahAid melalui lembaga zakat Lazismu dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) juga ikut memberikan bantuan. Saat ini MuhammadiyahAid sedang melakukan persiapan untuk mengirimkan tenda, logistik, selimut, kantong mayat, makanan pengganti ASI, perlengkapan wanita, bayi, dan lansia untuk dikirimkan ke Nepal bersama tim medis. MuhammadiyahAid juga mengajak masyarakat untuk memberikan bantuan kepada korban gempa Nepal dengan membuka rekening uluran tangan masyarakat Indonesia.
“Donasi Gempa Nepal #MuhammadiyahAID melalui Mandiri 1230099008999. BCA 8780171171. BNI Syariah 0091539444 an @LAZISMU @muhammadiyah Kemanusiaan,” tulis pihak MuhammadiyahAid melalui rilis yang dikirimnya.
Sementara itu tim relawan dari Dompet Dhuafa telah tiba di Kathmandu dengan menggunakan pesawat komersil. Tim advance dari Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa berkoordinasi dengan mitra lokal dan Tribhuvan University. Mereka lantas memberikan melakukan beberapa aksi seperti evakuasi dan peninjauan awal untuk kebutuhan respon selanjutnya.

Menurut tim kondisi di Nepal saat ini masih tak menentu pasca terjadinya gempa. Masih banyak korban yang tinggal di tenda-tenda. General Manager Social Development Dompet Dhuafa Sabeth Abilawa mengatakan Dompet Dhuafa menggangarkan dana sebesar Rp 500 juta merespon Gempa Nepal.

“Selain respons darurat seperti evakuasi, rencananya kita akan menggulirkan program pemulihan pasca bencana modelnya seperti pemberian modal tanpa bunga. Itu untuk membantu para korban yang kehilangan sumber ekonominya,” ujar Sabeth seperti tertulis dalam keterangan persnya.
Lembaga kemanusiaan lainnya yang telah memberikan bantuan ke Nepal adalah PKPU. Ada 2 tim yang dikirimnya, yakni tim yang berangkat secara pribadi dan tim yang berangkat bersama rombongan Kemenlu hari ini dengan pesawat Boeing milik TNI AU.
“PKPU memilih ikut bersama rombongan Kemlu, karena kemungkinan besar akan diprioritaskan masuk ke wilayah terdampak karena menggunakan jalur diplomatik,” kata Manager DRM PKPU Kaimuddin melalui keterangan PKPU yang didapat detikcom.
Organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) juga memberikan bantuan untuk korban gempa Nepal dengan memberangkatkan 3 anggota Tim Global Action dan membawa bantuan senilai sekitar Rp 300-500 jutaan yang sudah dibelanjakan dalam bentuk keperluan medis, sandang dan pangan. Dana tersebut didapat dari bantuan masyarakat. (sp/detik)