Rektor UnMuh Jember : Warga Muhammadiyah Jangan Gampang Panik

JEMBER – Dr. Aminullah El Hady, Rektor Universitas Muhammadiyah ketika memberikan pengajiann menyerukan kepada warga Muhammadiyah Jember jangan mudah panik menghadapi sebuah masalah yang ada di depan mata. “Jangan panik kalo jadi warga muhammadiyah,” ujar Aminullah di depan warga Muhammadiyah yang hadir dalam pengajian Ahad Pagi di halaman PDM Jember pada Ahad (12/04/2015).
Menurut Aminullah, para pimpinan Muhammadiyah sudah memberikan contoh kepada warga mengenai ketika menghadapi ketimpangan serta kemungkaran yang terjadi. Dia memberikan contoh, ketika pemerintah mengeluarkan Undang-Undang mengenai Rumah Sakit yang merugikan Muhammadiyah, dimana Muhammadiyah memiliki puluhan rumah sakit. Para pimpinan Muhammadiyah tidak panik dan bersikap gegabah menanggapi UU yang dikeluarkan tersebut. Muhammadiyah segera melakukan kajian dan maju ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melakukan Judicial Review. Hasilnya, Alhamdulillah menggembirakan dengan dibatalkannya UU tentang Rumah Sakit.
Istilah Jihad Konstitusi menjadi trademark Muhammadiyah. Ketika beberapa UU yang dianggap merugikan bangsa Indonesia dimintakan judicial review oleh beberapa elemen masyarakat, salah satunya adalah Persyarikatan Muhammadiyah. Saat ini hasil Jihad konstitusi Muhammadiyah nampak pada dibatalkannya beberapa UU seperti UU tentang Rumah Sakit, UU tentang MIGAS, UU tentang Ormas dan yang terbaru adalah UU mengenai Sumber daya Air.
Rektor Unmuh Jember ini juga menegaskan bahwa Muhammadiyah adalah gerakan mencerahkan dan gerakan berkemajuan, jadi sudah sepatutnya Persyarikatan dan warga Muhammadiyah mengedepankan akal bukan okol (otot).
Persoalan kebangsaan saat ini sudah rumit, tidak bisa hanya diselesaikan dengan rutinitas atau cara yang biasa. Menurut Aminullah, Muhammadiyah dipandang perlu melahirkan dan mendukung pemimpin yang baik serta mampu menjaga martabat bangsa Indonesia.
Kriteria pemimpin itu jelas Aminullah dengan menurut pada sifat Nabi, yaitu shiddiq/kredibel, amanah/akuntabel, tabligh serta fathonah/smart. Dengan 4 sifat utama Nabi yang dimiliki oleh para pemimpin di Indonesia, insya allah bangsa ini akan kembali disegani. Karena menurut Aminullah selama ini bangsa Indonesia tidak disegani bangsa lain karena kondisi rumah tangganya yang tidak baik.
Kontributor : Maghfur El Muhammadiy