Pushami Akan Somasi Kompas Karena Lecehkan Syariat Islam

JAKARTA – Pusat HAM Islam Indonesia (PUSHAMI) akan melakukan somasi terhadap media Kompas terkait pemberitaan soal Kesultanan Brunei. Menurut Direktur Kajian Strategis dan Kebijakan Publik PUSHAMI, Jaka Setiawan, langkah hukum tersebut dilakukan karena Kompas telah meneruskan propaganda hitam murahan dari situs news.com.au terhadap penerapan syariat Islam di Brunei Darussalam.
“Kompas telah melakukan pelecehan terhadap syariat Islam. Beritanya tidak relevan, menghubung-hubungkan syariat Islam dengan hedonisme di kerajaan Brunei yang informasinya belum dikonfirmasi?. Inikan namanya murahan,” ujar Jaka kepada Suara Islam Online, Selasa (28/4/2015).
Menurutnya, Kompas telah memuat mentah-mentah pemberitaan kasar tersebut. “Ini sangat menghina syariat Islam dan merendahkan,” ungkap Jaka.
Dijelaskannya, Kompas dalam hal ini punya posisioning membangun frame dan sentimen negatif terhadap Islam dan Syariat Islam, “Kan masih banyak sudut pandang yang lebih objektif terhadap pemberitaan itu,” katanya.
Sebelumnya, situs Kompas.com telah memuat tulisan berjudul “Kehidupan Rahasia Sultan Brunei dari Seks, Dusta, dan Hukum Syariah”. Dalam tulisan yang dirilis pada Senin 27 April 2015 itu mereka ‘menyerang’ hukum Islam yang belum lama ini diterapkan oleh Sultan Brunei. Bahkan dengan mencantumkan sejumlah artis Hollywood ditulis bahwa mereka “merasa muak dengan penerapan hukum Islam kuno tersebut”. (sp/suaraislam)