Momok Ujian Nasional, Penjagaan Ketat Aparat Hingga Mendatangi Kuburan


Ujian Nasional masih menjadi momok bagi para siswa sekolah walaupun ujian nasional kini nukanlah sebagai satu – satunya penentu kelulusan siswa sekolah, hal ini juga dirasakan oleh para guru dan penyelenggara Ujian Nasional.
Seperti tahun – tahun sebelumnya distribusi naskah ujian nasional dari pusat ke daerah – daerah dijaga ketat oleh aparat kepolisian bahkan dengan senjata lengkap mungkin fenomena penjagaan ketat aparat terhadap naskah ujian nasional adalah satu satunya di antara negara – negara dunia, sehingga hal ini semakin menambah kesan menakutkan sebuah ujian nasional.

Pengamanan super ekstra ketat ini juga banyak dikritisi publik apakah sedemikian parah kredibilitas dan kejujuran para penyelenggara ujian nasional sehingga harus menerjunkan aparat untuk mengawal naskah ujian nasional sebuah instropeksi bersama bagi seluruh bangsa Indonesia


Di lain sisi para siswa yang menjadi objek Ujian Nasional tak kalah histeris menghadap Ujian Nasional berbagai upaya dilakukan mulai mengikuti les – les dan try out ujian nasional hingga melakukan kegiatan yang dipercaya bisa membantu dalam menghadapi ujian nasional, termasuk mendatangi kuburan untuk berdoa.
Seperti yang dikutip dari tribunnews Menjelang Ujian Nasional (Unas) SMA dan sederajat, makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Ponpes Tebuireng Jombang didatangi ratusan pelajar.Mereka berdoa secara khusuk agar diberi ketenangan dalam mengerjakan soal-soal ujian.


Para pelajar tersebut datang secara rombongan. Ada yang menggunakan bus dan dipimpin guru, ada pula yang datang bereklompok-kelompok tanpa disertai guru.


Segala atraksi jelang Ujian Nasional memang penuh cerita yang kadang mengherankan dan di luar nalar namun suka tidak suka inilah tradisi ujian nasional yang mungkin akan lestari sampai generasi selanjutnya (sangpencerah.id)