IMM Universitas Ahmad Dahlan Gelar KAUM di Gunungkidul


GUNUNGKIDUL – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah fakultas Mipa/JPMipa Universitas Ahmad Dahlan sukses lakuan kegiatan Komisariat Untuk Umat disingkat dengan KAUM. Kegiatan ini dilakukan di wilayah selatan Kota Yogyarta tepatnya di desa Kemadang, kecamatan Tanjungsari, kabupaten Gunungkidul, DIY pada tanggal 25-26 April 2015. 
KAUM yang dilaksanakan tingkat desa ini merealisasikan tiga agenda utama yaitu Tabligh Akbar, pembagian paket sembako, dan festival anak shalih yang alhamdulillah ditanggapi baik oleh PDM Gunungkidul, PCM Tanjungsari, PRM desa Kemadang, dan Pemerintah Desa Kemadang. 
Tema yang diambil untuk kegiatan ini adalah Mengimplementasikan Trilogi IMM melalui Akasi Sosial. Meskipun bercampur gerimis, ternyata tak menyurutkan usaha warga dalam memeluk hidayah. Kegiatan Tabligh Akbar Alhamdulillah dihadiri lebih dari 550 warga baik dari pemerintah desa dan kader-kader IMM. Di hari selanjutnya, kegiatan dilanjutjkan dengan pembagian 120 paket kepada fakir miskin dan anak yatim yang diambil dari sekitar 1600 kepala keluarga di desa kemadang. Saat pembagian sembako, panitia juga menyediakan fasillitas bazar gratis pakaian layak pakai. Kegiatan itu bersamaan dengan pembukaan dan pelaksanaan festival Anak Shalih yang melibatkan lebih dari 140 anak dari 3 TKA dan TPA-TPA di desa Kemadang. 
Ketua panitia Immawati Hermi memaparkan, Komisariat Aksi untuk Umat ini sebagai bentuk kepedulian IMM terhadap perkembanagan Islam di daerah pelosok dan komitmen IMM dalam beramal ma’ruf nahi munkar. Selain itu untuk membangun ukhuwah islamiyah keluarga komisariat Mipa/JPMipa UAD.
Senada dengan yang disampaiakan oleh Ketua Umum Pimpinan Komisaiat Mipa/JPMipa UAD  Immawan Zulfi Jalal Muhsin bahwa kegiatan ini diharapkan menumbuh suburkan tri kompetensi kader IMM. “kita harus punya kegiatan yang menyapa jiwa dan pengukuh aqidah sebagai basis dasar tuumbuhnya kompetensi religiusitas dan intelektualitas untuk menjadi manusia yang utuh dalam membangun kemanfaatan.” Ujarnya. 
Oleh karena itu Zulfi  berharap kegiatan ini terus berinovasi di periode selanjutnya, untuk membangun kemanfaatan yang lebih luas.
“Jika tahun ini, kita bisa dua hari, semoga tahun depan bisa dilakukan seminggu pemberdayaan. Saya optimis, jika kader-kader IMM masih dalam seletak paradigma untuk mengiringi kesuksesan dengan kemanfaatan” papar Zulfi.
Kontributor : Zulfi Jalal Muhsin