7 Pemred Protres Situsnya Diblokir


Jakarta – 7 Pemimpin redaksi meminta situsnya yang diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) karena dinilai Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) radikal dibuka kembali. Merespons hal itu, BNPT akan mengkaji ulang. 

“Ini bukan akhir segalanya, kalau ada win-win solution, kenapa tidak? Yang kita hadapi adalah person atau kelompok yang menganggap pemerintah adalah musuh. Kalau kita satu niat, untuk menjalin keutuhan NKRI, saya kira tupoksi BNPT hanya untuk menjaga dari kelompok radikal,” jelas Direktur Deradikalisasi sekaligus Juru Bicara BNPT Irfan Idris. 
Hal itu dikatakan Irfan kala bertemu dengan 7 pemred yang situsnya diblokir, Kementerian Agama dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Kantor Kominfo, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2015). (sp/detik)

Tag Populer #KembalikanMediaIslam
Berita Terkait