Zainal Abidin Makin Rajin Shalat dan Mengaji Jelang Eksekusi

PALEMBANG – Zainal Abidin, terpidana mati kasus narkoba asal Palembang, sampai saat ini belum memiliki kepastian akan nasibnya. Selain belum menerima jawaban atas pengajuan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Zainal juga belum mengetahui kapan pastinya dia akan dieksekusi.
Dikatakan pengacara Zainal, Ade Yuliawan, belum ada tanda-tanda signifikan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kapan pastinya kliennya itu akan dieksekusi. Sampai saat ini, Zainal masih berbaur dengan narapidana lain yang mendekam di Lapas Nusakambangan.
“Terpidana mati biasanya akan diisolasi dan diletakkan terpisah dengan terpidana non-hukuman mati. Namun, sampai detik ini, klien saya masih satu ruangan dengan narapidana lain. Itu tandanya, pelaksanaan eksekusi terhadap klien saya kemungkinan besar belum akan dilakukan dalam waktu dekat ini,” kata Ade, yang dihubungi melalui ponselnya Jumat (6/3/2015).
Dibeberkan Ade, Zainal dalam kondisi sehat-sehat saja di LapasNusakambangan. Ia rutin menjalankan ibadah salat lima waktu. Hampir tidak pernah Zainal meninggalkan ibadah wajib untuk umat Islam tersebut. Sesekali, Zainal mengaji di malam hari di saat terpidana yang lain tengah lelapnya menghabiskan malam.
Selain salat lima waktu, lanjut Ade, Zainal juga kini rajin menunaikan ibadah salat Jumat. Bahkan, saat diwawancarai melalui ponselnya, Ade sudah ada rencana untuk salat Jumat serentak dengan Zainal di dalam musala yang ada di Lapas Nusakambangan. Ini merupakan salat Jumat serentak yang pertama kalinya dilakukan Ade bersama kliennya tersebut.
Masih kata Ade, Zainal sampai saat ini masih menyimpan perasaan tak menentu menjelang kepastian kapan dirinya akan dieksekusi. Apalagi, PK yang ia ajukan ke PN Palembang sampai sekarang belum tahu sudah sejauh mana perkembanganya. Yang ditakutkan, saat nantinya eksekusi sudah dilakukan, hasil PK rupanya memihak kepada Zainal.
“Untuk itu, kita sangat berharap adanya kepastian hukum dengan diketahuinya hasil PK. Apapun hasil PK, tentu akan membuat klien saya dan pihak keluarga merasa lebih tenang dari yang sekarang,” kata Ade. (sp/tribbun)