Sekretaris PP Muhammadiyah : Nikah Siri Online Haram


JAKARTA – Fenomena nikah siri online sedang marak di beberapa daerah di Indonesia. Menanggapi fenomena tersebut, Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan nikah siri online haram hukumnya.
Menurutnya, nikah siri online bertentangan dengan syariat atau ajaran-ajaran yang terkandung dalam agama islam. Namun, fatwa haram tersebut diakuinya belum secara resmi dikeluarkan oleh PP Muhammadiyah.
“Ini pendapat saya pribadi, karena belum ada fatwa resmi dari PP Muhammadiyah. Nikah siri baik secara online maupun konvensional hukumnya haram karena bertentangan dengan Alquran, Hadits dan tujuan Syariat,” kata Abdul Mu’ti kepada metrotvnews.com, di Jakarta, Kamis (19/3/2015).
Abdul mengatakan Alquran telah secara jelas memerintahkan agar setiap transaksi muamalah seperti utang-piutang, termasuk di dalamnya pernikahan dicatat dengan baik dan disaksikan oleh para saksi yang adil. Hal tersebut tak ada dalam pernikahan siri secara online maupun konvensional.
Nabi Muhammad S.AW, kata dia, memerintahkan umatnya agar menjalankan pernikahan secara terbuka dan diketahui lingkungannya. Bahkan, ulama berpendapat menghadiri undangan pernikahan hukumnya adalah wajib.
“Tujuan Syariat adalah untuk melindungi kehidupan, kemanusiaan dan keturunan untuk kebahagiaan dan keselamatan kehidupan dunia dan akhirat,” pungkas dia.
Alasan lain haramnya nikah sirih online, menurut dia, karena nikah sirih online membuat harga diri perempuan menjadi tidak berarti dengan menjadikannya ajang nikah siri. Padahal, dalam ajaran islam perempuan merupakan sosok yang dimuliakan keberadaannya.
“Pernikahan siri menjurus kepada subordinasi perempuan. Islam adalah agama yang sangat memuliakan perempuan,” pungkas dia. (sp/metronews)

Tag Favorit  #Nikah Siri  #Nikah