Nuansa Budaya Jawa di SMP Muhammadiyah Godean

SLEMAN – Himbauan mengenakan busana Jawa untuk memperingati Hadeging Nagari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat tidak hanya ditaati guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 1 Godean Sleman. Tapi ajakan berbusana Jawa Gaya Yogyakarta tersebut juga dianjurkan bagi seluruh siswa. 

“Kami ingin mewujudkan karakter sebagai bagian masyarakat Yogyakarta. Selain itu juga untuk memperlihatkan sebagai bangsa yang memiliki budaya adiluhung,” tutur Kepala Sekolah SMP 1 Muhammadiyah Godean Sleman Nurwahid Sudarta SPd ditemui, Jumat (20/3/2015). 

Sebab menurutnya, selama ini masyarakat Jawa, terutama Yogyakarta terkenal memiliki budi yang luhur, tata krama dan sopan santun. “Kami juga ingin terus memperkenalkan budaya Jawa bagi siswa. Meski juga sudah ada pelajaran bahasa Jawa di sekolah,” imbuhnya. 

Untuk menyemarakkan peringatan tersebut, satu hari di SMP Muhammadiyah 1 Godean Sleman semua dikemas serba Jawa. Selain mengenakan busana Jawa, percakapan juga menggunakan bahasa Jawa. 

Bahkan digelar pula sejumlah perlombaan bernuansa Jawa untuk makin mengenalkan siswa didik dengan budayanya sendiri. Perlombaan yang digelar tersebut, yakni lomba Moco Geguritan, lomba Luwes Busono Gagrak Yogyakarta, lomba Nulis Aksoro Jowo dan lomba Koor Nembang Jawa.

“Sudah ada dampak positif yang bisa dipetik dari pelajaran bahasa Jawa yang selama ini diajarkan. Semoga kegiatan ini juga makin memperkuat karakter siswa menuju ke arah yang lebih baik,” ucap Nurwahid. (sp/krjogja)