Mahasiswa UMM Kembali Juara di Kompetisi Nasional Public Relation


SURABAYA – Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi kembali menjuarai kompetisi tingkat nasional bidang Marketing Public Relation (MPR). Tim Eskalator Seven yang beranggotakan Muhammad Faridh, Syehan Alhamid, dan Richard Prayoga berhasil meraih Runner Up atau Juara 2 nasional Public Relation Competition (PresCo) pada ajang Komunikasi Fiesta yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (12-14/3).
Menurut Muhammad Faridh sebagai ketua kelompok menjelaskan sebanyak 16 universitas di Indonesia telah mengirimkan proposal kreatif MPR bertemakan Pesona Nusantara menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, namun hanya 10 tim yang berhak mempresentasikan di depan juri yaitu 2 tim dari Universita Muhammadiyah Malang (Eskalator Seven dan Eskalator Muda), 2 tim dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada Yogyakarta (UGM), Universitas Airlangga Surabaya (UNAIR), Universitas Bunda Mulia Jakarta, Universitas Widya Mandala Surabaya (UKWM) dan Universitas Merdeka Malang. “Kami menamakan proposal MEAximize The Local Wisdom Empowerment dengan mengangkat budaya dan kearifan lokal masyarakat Karimun Jawa. Menurut kami Karimun Jawa memiliki potensi yang sangat besar dalam menghadapi MEA 2015 baik dari segi lokasi, masyarakat, dan potensi wisatanya”.
Syehan Alhamid mengaku persaingan sangat kompetitif karena masing-masing tim menampilkan yang terbaik. Hari pertama adalah One Day Tour Kebun Binatang Surabaya, dan Taman Ria Kenjeran Baru Surabaya. Hari ke-dua adalah presentasi di depan juri yang kompeten dari kalangan akademisi dan praktisi serta peserta lainnya termasuh mahasiswa UKWM, semua peserta mempresentasikan proposal awal mereka. Setelah itu, dalam waktu 1 jam semua peserta harus menyelesaikan brief proposal yang tidak diketahui sebelumnya. Pada kesempatan ini Brief berkaitan dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang menjadi lokasi kunjungan pertama peserta saat One Day Tour. 
Semua peserta dituntut untuk mengajukan program kreatif untuk mengatasi citra negatif KBS yang berkembang saat ini, dan tentunya program harus efektif dan bisa diukur. Setelah itu dilakukan penjurian dengan menghasilkan lima besar finalis yang terdiri dari UMM (Eskalator Seven), 2 tim UAJY, UNAIR, dan UGM untuk mempresentasikan proposal brief. “Waktu latihan dan istirahat sangat singkat sehingga butuh perjuangan ekstra keras khususnya saat mengerjakan brief dalam satu jam kemudian lolos untuk presentasi final, namun kami tetap berusaha menampilkan yang terbaik untuk UMM”.
Richard Prayoga menambahkan timnya mengaku grogi dengan tim lainnya sehingga timnya selalu berusaha semaksimal mungkin. Selain analisis mendalam dan proposal yang kreatif, penampilan juga harus unik. Presentasi semifinal tim mereka menggunakan baju yang biasa digunakan oleh wisawatan di pantai, dan pada saat final mereka menggunakan kostum adat Jawa Timur serta menari dalam alunan musik jawa. “Dalam setiap perlombaan, tim dari UMM selalu ditunggu karena strateginya yang unik dan kreatif serta penampilan menarik. Saat lomba kami menggunakan 2 kostum sekaligus yaitu baju pantai pada saat semifinal dan baju adat Jawa Timur pada saat final. Satu kata, totalitas”.
Pengumuman Presco yang mendebarkan diadakan di East Coast, Pakuwon City Surabaya pada pukul 19.00 WIB (Sabtu/14/03) dalam serangkaian Awarding Night yang juga merupakan pengumuman untuk lomba kategori lain. Eskalator Seven UMM berhasil meraih Juara setelah UNAIR di juara 1. Uniknya, dalam setiap perlombaan di ajang Komunikasi Fiesta tidak menyertakan juara 3, hanya ada juara 1 dan 2 (Runner Up).
Kontributor : Muhammad Faridh