IPM Desak “Rokok Haram” Menjadi Materi Pelajaran Sekolah

 
JAKARTA – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM)
mendesak Kementrian Pendidikan untuk dapat menjadikan rokok dan narkoba adalah
barang haram sebagai materi pelajaran disekolah. Hal ini  harus dapat terealisasi pada tahun ajaran
2016-2017 mendatang. Demikian disampaikan oleh Khairul Sakti Lubis selaku Ketua
PP IPM (07/03/15).
 
Kami menilai bahwa merokok merupakan salah satu tahapan untuk
mengkonsumsi narkoba. Para pelajar diseluruh Indonesia yang mengkonsumsi
narkoba mayoritas diawali dengan merokok terlebih dahulu. Dan perhatian dunia
pendidikan harus lebih serius untuk membebaskan pelajar Indonesia dari narkoba”
ujar Sakti Lubis.
 
Pengharaman rokok pada materi pelajaran sekolah tentunya tidak
mengandung hambatan, karena berbagai dampak dari merokok telah menjadi konsumsi
publik dan ini tentunya sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia.
 
Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah beberapa waktu lalu telah
mendeklarasikan gerakan #PelajarLawanNarkoba sebagai salah satu fokus gerakan
IPM diseluruh Indonesia periode ini, dan pemberantasan rokok merupakan bagian
dari agenda gerakan #PelajarLawanNarkoba.
 
Khairul Sakti Lubis menambahkan bahwa “Memberantas narkoba harus
diawali dengan mengurangi dan menghambat jumlah konsumen narkoba itu sendiri.
Dan hal ini dapat dilakukan secara bertahap yang salah satu tahapannya adalah
dengan menghambat dan mengurangi konsumen rokok. (sangpencerah.id)
 
Kontributor : Khairul Sakti
Regional     : Jakarta