Inilah Tiga Korban Kekerasan oleh Preman di Masjid Assalam

Sehabis ibadah
Jumat kemarin (27/2) adalah batas akhir ultimatum agar kelompok yang sudah
sering melakukan intimidasi agar tidak berulah. Akan tetapi ketika papan
nama ilegal akan dirobohkan, ternyata sudah banyak massa tidak dikenal
menjaga papan nama tersebut. Beberapa warga Muhammadiyah yang biasa
mengelola Jumatan kaget karena semua jadwal khotib ternyata sudah diubah
oleh pihak yang tidak diketahui. 
Dapat diduga,
terjadilah penyerobotan pengelolaan ibadah Jumat antara warga
Muhammadiyah yang sah dengan kelompok ilegal yang dibeking preman.
Insiden pun pecah, beberapa warga Muhammadiyah terluka. Setidaknya ada 3 korban kekerasan yang diketahui, yaitu :
1. Bapak H.Yahman Pitoyo yang tangannya robek sehingga dijahit, beliau adalah Takmir Masjid sah Masjid Assalam.
2. Maulana Hasanudin, Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM Cengkareng) yang bajunya sobek karena ditarik seseorang dari komplotan mereka.
3.  Bapak Agus Husein, yang lehernya sempet dicekik.
H.Yahman Pitoyo

Agus Husein

Maulana Hasanudin
Salah satunya
Takmir Masjid, H.Yahman Pitoyo, Beliau ditarik dari mimbar Masjid ketika
akan memulai prosesi Sholat Jum’at, dan akibatnya beliau terluka 4
jahitan di tangan. Para pelaku tidak memiliki sopan santun bahkan nurani
karena melakukan kekerasan terhadap orang tua yang umurnya sudah lanjut
apalagi dilakukan di dalam masjid.