Dulu Kaya Raya, Kini Nenek Tetty Hidup Sebatang Kara Setelah Diusir Anak

MAGELANG – Hidup sebatang kara setelah “diusir” oleh anak-anaknya, membuat hati seorang nenek bernama Tetty Mudjiati, hancur. Roda kehidupan yang terus berputar pun membuat dirinya semakin tak berdaya.
Wajah keriput perempuan yang akrab disapa Tetty itu menunjukkan usia yang tak lagi muda. Di hadapan nenek tua itu, teronggok beberapa bekakas yang dibungkus dalam plastik warna hitam.
Ada beberapa koran bekas, triplek, kardus, yang menjadi teman setia nenek berusia 78 tahun ini untuk sekedar membaringkan tubuhnya di Poskamling Perumahan Rejo Indah PGRI, Desa Japunan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.
Ya, begitulah Tetty menikmati usia senjanya dengan hidup sebatang kara di bekas poskamling berukuran sekitar 3×3,2 meter itu. Bangunan dengan cat putih, tanpa pintu, tanpa jendela, beratap seng yang sudah keropos, dan kotor itu, sangat tidak layak untuk ditinggalinya. (sp/tribunnews)