Dr Abdul Mu’ti : Muslim Dunia Berharap pada Indonesia


BATANG – Harapan terhadap kiprah Indonesia dalam kepemimpinan peradaban dunia di masa depan ternyata tak sekadar angan-angan kosong. Sejumlah pemimpin dan cendekiawan di dunia Islam menyampaikan optimismenya bahwa bangsa ini akan menjadi salah satu kekuatan besar dunia di masa depan.


“Dalam sebuah seminar internasional di Penang, Malaysia, dunia Islam ternyata sangat berharap pada Islam Indonesia untuk menjadi negara Muslim yang kuat dan menentukan dunia di masa depan. Sebab, Indonesia dianggap memiliki seluruh prasyarat untuk tumbuh menjadi kekuatan penting dunia,” kata Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr Abdul Mu’ti M Ed, di depan ratusan warga persyarikatan yang menghadiri pengajian sekaligus peresmian gedung baru KJKS BTM Batang dan SMKM Batang, Minggu (15/3), di pendopo kabupaten.


Dalam pengamatan cendekiawan Muslim dunia, lanjut dia, Indonesia memiliki tiga potensi untuk tumbuh menjadi negara yang kuat dan menentukan. Pertama, jumlah penduduk Muslimnya terbesar di dunia. Dari sekitar 1,6 miliar jumlah penduduk Muslim dunia, sekitar 180 juta berada di Indonesia. Kedua, secara ekonomi, Indonesia adalah kawasan strategis yang diprediksi akan menjadi 10 kekuatan ekonomi terbesar dunia.


Menurut Mu’ti, dari kekayaan alam, Indonesia pun diyakini sebagai negara terkaya. Laut dan pantai terluas di dunia, hutannya pun jadi paru-paru dunia. Semua sumber energi pun bisa ditemukan di negeri ini, dari tenaga uap, nuklir, air, hingga tenaga surya. “Indonesia pun menjadi negara dengan tingkat kepercayaan pasar tertinggi kedua di Asia dan kesepuluh dunia,” tandasnya.


Ketiga, Indonesia memiliki sistem politik yang stabil, sehingga tingkat keamanannya tinggi jika dibandingkan negara Muslim lain. Situasi itu menurut Mu’ti sulit ditemukan di Iraq, Mesir, Suriah, Yaman, Libya, dan lainnya karena tingkat turbulensi politiknya yang tinggi.


“Tetapi potensi tersebut harus dimaknai sebagai sesuatu yang harus diperjuangkan. Dan peran itu terutama ada pada 180 juta penduduk Muslimnya,” ujarnya.


Dalam kesempatan itu, Mu’ti juga sekaligus meresmikan gedung baru KJKS BTM Batang dan SMKM Batang yang direlokasi ke komplek PA Umar bin Khatab Cepokokuning. Acara juga dihadiri Wabup H Soetadi SH MM, Wakil Ketua DPRD Nur Untung Slamet, Wakapolres Kompol Setyo Budi Utomo, Sekda/Ketua PDM Drs H Nasikhin MH, Kepala Inspektorat, Kepala Disperindagkop Jamal Abdul Naser, dan jajaran pengurus dan warga Muhammadiyah.


“Muhammadiyah kini memasuki abad kedua. Sejak awal, organisasi ini telah melahirkan berbagai amal usaha yang manfaatnya tidak hanya untuk warga persyarikatan, tetapi juga dirasakan masyarakat bangsa dan bahkan dunia. Saat ini, di tengah tingginya kompetisi, AUM dituntut meningkatkan tiga aspek, yakni kualitas, jejaring, dan kreativitas,” kata Nasikhin.


Sementara itu, Wabup dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap Muhammadiyah Kabupaten Batang yang terus mengembangkan amal usaha dalam rangka penguatan ekonomi. Menurutnya, visi yang dicanangkannya bersama Bupati Yoyok Riyo Sudibyo, yakni birokrasi bersih dan ekonomi bangkit adalah sebangun dengan apa yang diikhtiarkan Muhammadiyah.(radar/sp)