Tak Hanya Serobot Masjid, Jamaah Sholat Jum’at Dipukul

Sejarah awal mula sehingga terjadi kerusuhan, dimulai dua
atau satu tahun silam. Tanpa diketahui siapa yang melakukan, papan nama
dan logo Muhammadiyah yang terpampang di depan masjid dicoret cat hitam.
Selain itu, tanpa diketahui pelakunya, terpasang spanduk berbunyi
‘Masjid Muhammadiyah tersebut adalah milik Allah’.

 
Menurut
informasi dari PCM Cengkareng puncaknya terjadi kemarin siang saat
sholat jumat, sekelompok orang dengan mengerahkan massa merebut
aset milik Muhammadiyah.

Salah satu siasatnya dengan menggelar
Mauludan Akbar. Akibatnya, pada saat sholat Jumat (27/2) terjadi
penyerangan di dalam masjid oleh sekelompok orang berbaju hitam hitam
yang menyebabkan pengurus Muhammadiyah terluka. Bahkan,
pengerahan massa ke masjid menyebabkan terjadinya kerusuhan.

Ini kutipan keterangan PCM Cengkareng yg redaksi terima :

“Keadaan
gawat sebelum solat dimulai, saat protokol dari takmir naik mimbar
untuk mengumumkan calon Khotib dan laporan keuangan (H. Yahman), dia
ditarik orang-orang
yg sudah dipersiapkan oleh mereka mau dipukul, lalu pemuda kita
(Maulana)
mau mengamankan langsung dikeroyok oleh orang-orang mereka (berpakaian
sapari
hitam). Keadaan semakin kacau saat itu karena pemuda melawan tapi
ditarik
oleh orang itu. Melihat keadaan begitu kita tidak berani bongkar plang.
Kotib yg naik hari ini, direbut oleh Khotib pihak mereka. Setelah
protokol kita ditarik keluar, lalu
protokol dari pihak mereka yg naik dan selanjutnya naik pula khotib yg
dari
phk mereka. “

Aksi premanisme di dalam masjid sungguh memprihatinkan dan kader muhammadiyah mendesak insiden ini diproses secara hukum. (sangpencerah)

baca juga :
Preman Bayaran Tidak Ikut Sholat Jum’at Demi Jaga-jaga di Depan Masjid Assalam  
Din Syamsuddin Minta Mauludan Ilegal Dihentikan di Masjid Assalam Muhammadiyah
Kronologis Penyerobotan Masjid Assalam Muhammadiyah  
Tak Hanya Serobot Masjid, Jamaah Sholat Jum’at Dipukul  
Masjid As Salam Sesuai Sertifikat atas nama PC Muhammadiyah Cengkareng 
Dilarang Maulidan di Dalam Masjid, Massa Tetap Gelar di Halaman Masjid Assalam  
KOKAM DIY Siap Berangkat ke Jakarta untuk Amankan Masjid Muhammadiyah