SMK Muhammadiyah Mutu Sabet Dua Penghargaan Nasional

MALANG –  Akhir tahun 2014 ini, prestasi nasional  kembali diukir SMK
Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi, Kabupaten Malang. Yakni   dinobatkan
sebagai The Best Education And Educator Of The Year 2014 oleh Pusat
Rekor Indonesia Jakarta, serta menjadi SMK Rujukan oleh Direktorat PSMK
Kemendikbud RI.

    ‘’Alhamdulillah, penghargaan ini kado akhir tahun untuk dunia
pendidikan Kabupaten Malang. Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan
semua pihak. Semoga karya civitas kami senantiasa membanggakan dan
mengharumkan nama bangsa dan negara, ” kata Kepala SMK Mutu  H Pahri SAg
MM penuh syukur.  

    Untuk penghargaan As The Best Educatioan And Educator Of The Year
2014 oleh Pusat Rekor Indonesia, selain SMK Mutu yang terpilih mendapat
Penghargaan Emas Indonesia dari sisi pendidikan, ada pula dari kategori
lainnya. Yakni  15 korporasi  pelaku bisnis, properti dan profesional.
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastutik, merupakan salah
satu diantara alumni penerima Gold Achievement Award.

Hal penting yang mengantarkan SMK swasta pengembang mobil listrik
bertenaga matahari ini  mendapatkan penghargaan yakni, pimpinan selalu
berpikir di luar kotak kebiasaan (think out of the box), anti kemapanan
dan bergerak untuk maju, berkarya penuh kreasi dan inovasi, serta
berdampak pada orang dan sistem. 

    ‘’Sejak awal kami menanamkan kepada seluruh jajaran kami untuk
berfikir maju. Saya bersyukur, pola pikir saya itu diterima dan direspon
positif. Sehingga menghasilkan berbagai prestasi nasional,’’ jelas
Pahri.

     Menurut lulusan talent scouting kepala sekolah terbaik tingkat
nasional ini,  prestasi tersebut  tidak lepas dari kerja keras guru, 
karyawan dan siswa. Mereka adalah sosok-sosok yang luar biasa, pantang
menyerah kepada keadaan dan keterbatasan. Para siswa dan pendidik  telah
menunjukkan kepada masyarakat bahwa sekolah maju itu tidak selamanya
ada di kota, di desa pun bisa. Asal mau bekerja keras dan profesional.

    Menurut tim Asesor Pusat Rekor Indonesia, sekalipun SMK Mutu berada
jauh dari pusat kota, namun sekolah ini sangat maju dan bertabur
prestasi. Mengembangkan energy terbarukan, hybrid solar car. Kepercayaan
masyarakat tinggi. Ada dua ribu lebih siswa yang belajar di sepuluh
kompetensi keahlian. Sekolah ini juga sedang membangun gedung The
Titanium Building 7 lantai dan Teaching Factory 5 lantai.

    “Penghargaan yang kami berikan itu sebagai upaya untuk 
mengapresiasi  kinerja,  kiprah dan torehan prestasi SMK Mutu belakangan
ini terus menonjol,’’ kata Chairman of Organizing Pusat Rekor
Inodonesia, GP. Herry Saputro MM.

     Sementara itu, selain penghargaan tersebut, Direktorat PSMK
Kemendikbud RI menunjuk  SMK Mutu  sebagai SMK Rujukan Nasional.
Sehingga ditahun 2014 atau tahap satu ini, secara nasional, hanya ada 36
SMK yang menjadi SMK Rujukan. Yakni 32 SMK Negeri dan 4 SMK Swasta.

    Proses pemilihan  SMK Mutu ini,  melalui  proses serta  tahapan
seleksi yang ketat dan kompetitif. Diantaranya  harus memiliki jumlah
siswa minimal seribu, terakreditasi A, menerapkan ISO 9001-2008, guru
produktif minimal 70 orang, kerjasama DU/DI minimal seratus, memiliki
luas lahan minimal 1,5 hektar, mendapat kepercayaan masyarakat, dan
fasilitas bingkil yang lengkap dan baik.

Jika semuanya terpenuhi, tim  Direktorat PSMK Kemdikbud RI melakukan
verifikasi. Bagi yang memenuhi persyaratan diundang  ke Direktorat PSMK
untuk presentasi. Bagi yang lolos seleksi, ditetapkan menjadi SMK
Rujukan Nasional dengan dana pembinaan Rp 1,4 milyar pertahun selama
lima tahun. 

Sedangkan untuk menjaga  tradisi kerja prestasi, SMK  mutu  secara
berkala memompa semangat warganya dengan kuliah tamu, dialog interaktif,
sharing information, dan spiritual ghatering. Dengan menghadirkan para
pakar pendidikan, tokoh masyarakat, serta  entrepreneur dari kalangan
dunia usaha dan industri. 

Menghadapi persaingan global, SMK mutu  tengah menyiapkan rencana
strategis 20 tahun kedepan. Yaitu  membangun gedung The Titanium
Building 7 lantai dengan biaya Rp 25 milyar. Gedung ini berada di atas
lahan 20.000 m2 dari total 40.000 m2 yang direncanakan. “Insyaallah
akhir tahun ini pembangunannya sudah selesai, dan gedung ini akan
menjadi gedung SMK tertinggi di Indonesia,” tambah  kepala sekolah yang
penuh inovasi ini membeberkan rencana strategisnya. (fik/oci)

Sumber : http://malang-post.com