Pemuda Muhammadiyah Desak Revisi Perda Miras

YOGYA – Terbitnya Peraturan Menteri
Perdagangan (Permendag) No 06/M-DAG/PER/1/2015 terkait larangan menjual
minuman beralkohol di minimarket seharusnya ditindaklanjuti oleh
Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah
(PD PM) Kota Yogyakarta pun mendesak agar perda pengendalian minuman
keras (miras) segera direvisi.
Menurut Ketua Terpilih PD PM
Kota Yogyakarta periode 2014-2018 Ghifari Yuristiadhi, Perda Nomor 7
Tahun 1953 dinilai sudah tidak selaras dengan persoalan masa kini. “Jika
perlu dibuat perda miras yang baru untuk menggantikan regulasi
sebelumnya,” tandasnya usai penutupan Musyawarah Daerah (Musda) PD PM
Kota Yogyakarta di SD Muhammadiyah Sukonandi, Minggu (01/02/2015).
Ghifari menambahkan, peredaran miras semakin tidak terkontrol. Bahkan
tidak sedikit kalangan remaja yang sudah terpengaruh dan kecanduan
konsumsi miras. Jika tidak ada antisipasi, maka bisa menimbulkan
berbagai masalah sosial di Kota Yogyakarta. “Kami tunggu keseriusan
pemerintah dan lembaga dewan dalam memberantas miras di Yogya,”
tandasnya. (sp/krjogja)