Pemuda Muhammadiyah Demo di Kedubes Australia


Jakarta – Puluhan orang dari Pemuda Muhammadiyah berdemonstrasi di depan kantor Kedutaan Besar Australia.‎ Pendemo memprotes pernyataan Perdana Menteri Australia, Tony Abbott yang mengiba pengampunan terhadap dua terpidana mati Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dengan mengaitkan bantuan Australia terhadap bencana tsunami di Aceh.
Para pendemo datang sekitar pukul 11.30 WIB, Rabu (25/2/2015) ke Kedubes Australia di Jl HR Rasuna Said, Jaksel. Dalam aksinya mereka membawa poster berisikan pernyataan protes termasuk kerangka bambu sebagai ilustrasi jeruji besi dengan pendemo menggunakan topeng Abbott di baliknya.
“Kata-kata Tony ‎ Abbott menyinggung perasaan kita. Kita mau protes karena intervensi Australia. Dua terpidana mati diganti oleh permasalahan tsunami, kita sangat sakit hati,” teriak pendemo. 
Dalam tuntutannya, pendemo meminta Abbott meminta maaf secara langsung kepada Indonesia karena menyinggung bantuan tsunami‎. Presiden Jokowi juga diminta tetap tegas melanjutkan proses eksekusi mati. “Tarik Dubes Indonesia dari Australia,” sambung pendemo.
Pada poster yang dibawa, pendemo banyak menuliskan prosesnya termasuk menggunakan kata-kata meme yang saat ini populer yaitu: “Ketika Tony Abbott, membela pengedar narkoba di situ kadang kami merasa sedih”.
Arus lalu lintas dari arah KPK menuju Plaza Festival tersendat. Sebab polisi menutup satu ruas jalan di jalur lambat yang digunakan pendemo. Aksi pendemo ini dikawal puluhan personel polisi. (sp/detik)