Obama Katakan tak Perangi Islam, Ini Tanggapan Muhammadiyah


JAKARTA – Muhammadiyah memberikan apresiasi atas pernyataan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, yang mengatakan Amerika Serikat tidak memerangi Islam. Amerika Serikat selama ini menyatakan perang melawan penganut radikal.
Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Yunahar Ilyas, mengakui selama ini Amerika Serikat seolah memang tidak memerangi Islam, melainkan memerangi teroris. Meskipun selama ini tindakan terorisme identik dengan Islam, jangan sampai disimpulkan Islam adalah teroris.
“Memang jangan sampai memerangi Islam, karena Islam bukan penjahat radikal,” jelas Yunahar Kamis (19/2/2015).
Menurutnya, di Amerika Serikat, dakwah Islam bisa berkembang dengan baik. Ada kebebasan beragama yang diberikan pemerintah Amerika, bahkan melebihi kebebasan yang ada di Indonesia. “Di sana polwan boleh memakai kerudung sejak lama, di sini belum boleh juga sampai sekarang.
Sistem sekulerisme yang dianut Amerika Serikat, kata Yunahar, memberikan kebebasan sekaligus menempatkan agama di luar negara. Agama menjadi urusan pribadi dan tidak dapat dikaitkan dengan fasilitas negara.
“Jadi tidak memerangi Islam itu betul bisa terlihat dari berkembangnya Islam di sana,” ujarnya.
Sebelumnya, Obama mengatakan Amerika Serikat tidak memerangi Islam, dalam pidato di hadapan 60 wakil negara dalam sebuah konferensi pasca serangan di Prancis dan Denmark. Obama mengatakan dunia harus melawan ideologi yang membuat orang jadi radikal. ”Menghubungkan ISIS atau Alqaidah dengan Islam adalah propaganda,” katanya. (sp/republika)