MUI Akan Bakar AL Qur’an Raksasa Karena Banyak Kekeliruan


Sidoarjo – Masih ingat mushaf Alquran raksasa yang ditemukan di rumah Anang Asriyansah awal Desember 2014 di Desa Glagaharum, Kecamata Porong? Mushaf tersebut rencananya akan dimusnahkan.

Pemusnahan mushaf bertempat di halaman Pendopo Kabupaten Sidoarjo karena dianggap banyak kesalahan pada ayat dan harakatnya. Lebih fatal lagi, ada indikasi rekayasa untuk mencari keuntungan pribadi.

Keputusan membakar mushaf Alquran setelah Majelis Ulama Indonesia Sidoarjo beberapa kali menggelar rapat bersama Fopimka Porong dan Kesra Pemkab Sidoarjo. Rapat terakhir, Rabu (28/1/2015) turut dihadiri Anang.

MUI Sidoarjo mempertimbangkan kesalahan dalam mushaf tersebut tak bisa ditolerir lagi. “Sehingga mushaf tersebut dimusnahkan,” ujar Ketua MUI Sidoarjo KH Usman Bahri kemarin usai rapat.

Banyaknya kesalahan diketahui setelah MUI Sidoarjo menerjunkan lima penghafal Alquran mengoreksi mushaf raksasa yang sempat mengundang keheranan warga. Ternyata harakat di dalam mushaf banyak yang salah.

Tim pun kerepotan mengoreksi banyaknya kesalahan dalam mushaf tersebut. Selain itu banyak pengulangan kalimat dalam mushaf tersebut.(tribbun/sp)