Ditemukan Apel Amerika Berbakteri, Pak Menteri Dukung Apel Lokal

JAKARTA – Heboh apel impor berbakteri yang ramai dibicarakan di
koran, televisi dan dunia maya, ternyata tidak luput dari perhatian
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT)
Marwan Jafar.

Pasalnya, bakteri listeria yang ada di apel impor
ini bisa menyebabkan efek serius pada ibu hamil, janin, dan orang yang
menderita gangguan sistem imun, dengan akibat fatal hingga meninggal
dunia.

Menteri Marwan mengatakan, heboh apel impor berbakteri itu
seharusnya tidak terjadi apabila produk buah lokal seperti apel malang,
jeruk medan, dan lainnya bisa bersaing dengan produk buah impor. Namun,
dukungan terhadap buah lokal masih dirasa kurang.

 
Selain lahan yang terus menyusut, juga minimnya dukungan benih
unggul, pupuk murah, infrastruktur, teknologi, sumber daya manusia,
permodalan hingga pemasaran. Karena itu, pihaknya akan berdayakan petani
buah dan pangan lokal yang ada di desa-desa.
“Kita akan akan bantu mereka untuk mengatasi masalah lahan, benih
unggul, pupuk, permodalan, teknologi pasca panen, dan pemasaran. Kita
berikan pendampingan, pelatihan dan bantuan teknis agar produknya makin
berkualitas, makin menarik dan bisa bersaing” kata Marwan di Jakarta,
Ahad (1/2/2015).
Untuk mendukung hal itu, Marwan akan mempercepat pembentukan dan
pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di setiap desa untuk
mewadahi dan melaksanakan pemberdayaan dan pengembangan usaha bagi
mereka dan pengusaha desa lainnya.

“Saya akan mendorong setiap
desa agar memanfaatkan Dana Desa (DD) dari APBN untuk membentuk BUMDes.
Kalau setiap desa memiliki BUMDes saya optimis ekonomi desa yang
berbasis pertanian, perikanan dan home industry akan bergerak cepat dan berkembang maju, produknya bisa bersaing, masyarakat desa akan sejahtera,” ujarnya.(sp/rol)