Presiden Jokowi Kunjungi Bandung Techno Park

Bandung – Rektor Telkom University (Tel-U) Prof.Ir.Mochamad Ashari, M.Eng.,PhD. mengatakan potensi yang dihasilkan mahasiswa dan dosen Tel-U sangat besar mengingat jumlah mahasiswa yang mencapai sekitar 23 ribu dengan jumlah dosen sekitar 700 orang. “Ini merupakan sumber daya yang besar untuk mengembangkan penelitian,” ujarnya. Pernyataan Rektor disampaikan saat jumpa pers di Ruang Multimedia Bandung Technopark (BTP) sesaat setelah Presiden RI Joko Widodo meninggalkan BTP yang berada di kawasan Bandung Technoplex. Presiden melakukan kunjungan sekitar 30 menit untuk mendengarkan paparan tentang BTP, Senin (12/1/2014) siang. 
Menurut Prof Ashari, sebagai perguruan tinggi yang memiliki sumber daya yang sangat banyak, tentunya jumlah riset mahasiswa dan dosen pun sangat besar dan bermacam-macam. “Tentu saja tidak mungkin semuanya layak untuk ditawarkan ke industri, tapi di BTP nanti hasil penelitian kami dapat dikembangkan,” katanya. Direktur BTP, Ir Jangkung Raharjo MT mengatakan, BTP bukan satu-satunya techno park di Indonesia. Namun jika melihat potensi yang ada, tidak menutup kemungkinan BTP akan menjadi techno park paling ideal di Indonesia. “Karena BTP didukung oleh Telkom University sebagai kampus pendukung dan PT Telkom sebagai industrinya,” ujar Jangkung. 
Dalam kunjungannya kali ini, Presiden Jokowi juga sempat menyaksikan sejumlah produk hasil pengembangan riset yang dilakukan di tempat itu. Presiden mendengarkan paparan dari Direktur BTP yang disaksikan juga oleh Direktur PT Telkom Alex J. Sinaga, Ketua Telkom Foundation, Ir Dwi Sasongko Purnomo, MM., dan Rektor Tel-U. Bersama presiden, tampak antara lain Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. M Nasir, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. (sp/telkomuniversity.ac.id)