Penemuan Al Quran Raksasa, Kades : Ini Rekayasa, Warga Jangan Percaya Takhayul


Sidoarjo – Penemuan Alquran raksasa di rumah Anang Asriyanto (28) di Desa Galgaharum membuat warga penasaran. Warga yang datang langsung mengerubuti rumah bapak dua anak tersebut.

Namun aksi warga yang penasaran dengan mengintip dari jendela membuat Kepala Desa (Kades) Glagaharum, Kusmianto, geram. Kades Kusmianto menghalau dan mengimbau warga untuk tidak mendatangi rumah tersebut.

“Ini rekayasa, ini tahayul. Tolong warga jangan percaya dengan peristiwa ini. Ayo bubar,” kata Kades Kusmianto di sekitar rumah Anang RT 12 RW 3, Selasa (13/1/2015).

Namun imbauan kades tidak dihiarukan warga. Warga malah asyik mengintip ke jendela untuk melihat Quran raksasa berukuran panjang 2 meter, lebar 2,40 meter, tebal 15 cm dan berat sekitar 1 kwintal.

Kini, baik kades, RT, RW dan koramil melakukan koordinasi di balai desa untuk mengatasi perihal penemuan Quran yang datang tiba-tiba di rumah Anang. Warga Desa Glagaharum dihebohkan dengan penemuan Al Quran di sebuah kamar milik Anang Asriyanto (28) saat menggelar istighosah dengan 50 orang, Selasa (2/21/2014) lalu.

Sebelumnya Sebuah kitab suci Al Quran berukuran raksasa membuat geger Sidoarjo, khususnya wilayah terdampak luapan lumpur Lapindo di Desa Glagaharum, Porong.

Pasalnya, Al Quran memiliki panjang 2 meter, lebar 2,40 meter, tebal 15 cm dan berat sekitar 1 kwintal ini jatuh dari atap rumah Anang Asriyanto (28) di Desa Glagah Arum RT 12 RW 3. Penemuan itu berawal saat Anang menggelar istighosah bersama kurang lebih 50 orang, Selasa (2/12/2014).

“Awalnya saya bersama jamaah kurang lebih sekitar 50 orang sedang istighosah. Saat berdoa, tiba-tiba terdengar suara ‘blek’. Para jamaah mendengar suara benda jatuh dikira di luar rumah, pas dicari kok tidak ada waktu selesai doa. Ndak tahunya pas ngecek ke kamar saya, ada benda dibungkus kain hitam,” kata Anang Asriyanto kepada wartawan di rumahnya, Senin (12/1/2015).

Setelah doa bersama selesai, jelas dia, seorang jamaah bernama Nur Khanin melihat dan mencari tahu asal benda jatuh tersebut. Setelah dicek, sekilas ada kumpulan buku berukuran besar yang dibungkus kain warna hitam.

“Kemudian diangkat ramai-ramai dan dibawa ke ruang tamu. Setelah itu dibuka dan alangkah terkejutnya ternyata Al Quran yang sangat besar,” tambahnya.

Reaksi spontan jamaah yang melihat Al Quran raksasa itu langsung memegang dan menciumnya.

“Hampir semua jamaah tidak percaya dan menganggap penemua kitab suci Al Quran itu seperti mimpi namun nyata,” jelas seorang jamaah Nur Khanin.(detik/sp)