Nasyiatul Aisyiah Gunungkidul Gelar Pelatihan Pengawasan Publik


Gunungkidul – Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 berisikan tentang pelayanan Publik. Dalam hal ini masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan publik paripurna dan terlibat dalam pengawasan lembaga publik tersebut.

Dasar ini yang dijadikan sebagai pedomanan antara Nasyiatul Aisyiyah Gunungkidul bekerjasama dengan Inclusive and Sustainable Development Institute (ISD Institute) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk membangun kesadaran masyarakat untuk berperan aktif didalam pengawasan lembaga pemerintahan yang ada di kabupaten Gunungkidul.

Salah satu sample yang akan dijadikan project adalah pengawasan terhadap penyelenggaraan kesehatan yang ada di Gunungkidul. Dalam hal ini ada 30 Puskesmas yang akan diawasi kinerjanya terkait dengan pelayanan masyarakat.

Menurut Kordinator Program Pelatihan Pengawasan Publik dari ISD Institute, Ahmad Salehudin,MA dipilihnya Nasyiatul Aisyiyah karena dipandang lembaga tersebut terbukti eksis dimasyarakat dan memiliki jaringan sampai tingkat kecamatan.Selain itu, perempuan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kesehatan.

Sebagai awalan dari program ini, ISD Institute dan Nasyiatul Aisyiyah mengadakan pelatihan pengawasan lembaga publik. Acara di laksanakan pada Minggu (04/01) mengambil tempat di SMK Muhammadiyah Wonosari dengan dibagi menjadi dua angkatan.

Menurut Ketua PD Nasyiatul Aisyiyah Gunungkidul, Rohmiyati, kegiatan ini diikuti oleh 150 orang perwakilan dari NA tingkat kecamatan, PKK, Karangtaruna dan Angkatan Muda Muhammadiyah(AMM). Dengan harapan nantinya, 5 orang dari alumni pelatihan ini , akan bisa melakukan pengawasan di satu puskesmas yang ada di Gunungkidul.

Hadir juga dalam pelatihan tersebut, dari Pihak Pemda Gunungkidul yang diwakili oleh Edi Praptono. Sementara yang mengisi pelatihan adalah Dr.Phil,Ahmad Norma,Permata, MA selaku Direktur ISD Institute. Materi yang disampaikan seputar sosialisasi UU 25 Tahun 2009, dan penumbuhan kesadaran kritis masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap lembaga publik.

Diharapkan, setelah melakukan pelatihan ini, peserta sudah siap diterjunkan kemasyarakat untuk melakukan pengawasan kinerja dari puskesmas yang ada di Gunungkidul. Dan bisa melaporkan hasil pengawasannya, langsung di upload ke website www. dinkes.gunungkidulkab.go.id/aspirasi. Sehingga masyarakat akan langsung mengetahui informasi-informasi positif dan negatif yang behubungan dengan kinerja puskesmas se- Gunungkidul.(ang/gkonline/sp)