Muhammadiyah Sesalkan Proyek Batu Semar yang Hamburkan Uang

Bojonegoro – Bongkahan Batu besar yang santer dijuluki Batu Semar sudah menghiasi alun-alun Kota Bojonegoro. Biaya sebesar Rp 300 juta untuk mengangkat batu raksasa itu dianggap program menghambur-hamburkan uang.

Kritikan itu disampaikan Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ichwanudin, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (9/1/2015).

Ia mengaku tidak sepakat dengan program Bupati Bojonegoro Suyoto yang menghamburkan uang tanpa dikaji terlebih dahulu manfaatnya. Bupati Suyoto yang juga politisi PAN ini harus mengeluarkan Rp 300 juta hanya untuk memindahkan batu seberat 80 ton dari Kecamatan Gondang ke jantung Kota Ledre.

Uang sebesar Rp 300 juta itu menurut Ichwanudin tidak sedikit. Uang itu semestinya bisa digunakan untuk program yang lain yang lebih berimbas bagi kemakmuran rakyat bojonegoro. Semisal untuk pembangunan bantuan taman pendidikan agama atau untuk honor para penyuluh agama yang saat ini begitu kecil nilai honornya meski APBDnya tinggi.

“Saya tidak sepakat. Karena kalau hanya untuk nulis prasasti dan puisi kenapa harus begitu besar uang yang dikeluarkan. Untuk ngangkat batunya saja mencapai Rp 250 juta,” keluh Ichwanudin.

Namun, karena program ini sudah terlanjur dilaksanakan, tentunya Bupati Suyoto harus memikirkan manfaat yang lebih besar dibalik penempatan batu tersebut.

“Jangan hanya sekedar untuk nulis puisi dan prasasti. Semoga nanti juga tidak ada orang yang menyembah batu itu untuk sebuah ritual,” pungkasnya.(sp/detik)