Muhammadiyah Desak PBB Gelar Konsesus Internasional Kebebasan Berekspresi

JAKARTA – Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menilai kebebasan berekspresi bukan berarti tidak memiliki batas. Demikian disampikan Din berkaitan dengan langkah yang dilakukan media Charlie Hebdo di Perancis.
Menurut Din, harus dibentuk suatu kesepakatan internasional guna menyetop kebebasan yang sudah kebablasan itu. “Harus ada konsesnsus global, kesepakatan internasional. Untuk adanya
kode etik dalam hidup bersama, dalam menjaga kerukunannya,” kata Din di
Kantor PP Muhammdiyah, Jakarta (26/1/2015).
Dunia internasional harus menyikapi serius permasalahan tersebut.
Apalagi tak ada niat baik dari media itu untuk memperbaiki kesalahannya.
Bahkan semakin menjadi dalam membuat materi satir yang menyudutkan
Islam.
Menurut Din, perilaku CH itu adalah produk dari negara barat yang menuhankan kebebasan. “Saya kira tidak bisa lagi negara barat bersemayam di freedom of
speech yg tanpa batas itu. HAM sendiri mengatur (batasan) itu,” kata
Din. (sp/tribbun)